Cirebon

Berita Terkini

Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam Untuk Meningkatkan Keamanan Dan Kondusifitas Wilayah

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Koptu Tutut Cahyono melaksanakan Patroli malam di seputaran Wilayah Kecama...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cirebon. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Agustus 2026

Lapas Indramayu Berikan Penghargaan kepada Pegawai Teladan Untuk Aspresiasi Kinerja



Indramayu,Inara - my.Id 31 Agustus 2026 – Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan kinerja jajaran, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu memberikan penghargaan kepada Pegawai Teladan dalam rangkaian apel pagi.

Penghargaan tersebut diberikan kepada pegawai yang dinilai menunjukkan kedisiplinan, tanggung jawab, dedikasi, serta kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Pemberian penghargaan menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi pegawai sekaligus upaya mendorong budaya kerja yang positif di lingkungan Lapas Indramayu.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Aramichi Renggalih, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi apresiasi bagi penerima, tetapi juga motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kinerja.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan. Saya berharap dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan yang terbaik, menjaga disiplin, integritas, kekompakan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” ungkap Aramichi.
( Fon't Kabiro)

Minggu, 23 Agustus 2026

Prestasi Peserta Didik Grand Wisata, Maria Angela Diberangkatkan ke Kapal Pesiar RRCL USA

Berbekal Keterampilan, Maria Angela Sukses Lolos Seleksi dan Berkarier di Kapal Pesiar RRCL USA

Lolos Seleksi, Maria Angela Diberangkatkan LKP/LPK Grand Wisata untuk Berkarier di Kapal Pesiar RRCL USA

CIREBON – Kabar membanggakan datang dari Lembaga Kursus dan Pelatihan/Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LKP/LPK) Grand Wisata. Salah seorang peserta didiknya asal Kabupaten Indramayu, Maria Angela, berhasil lolos seleksi dan diberangkatkan untuk bekerja di kapal pesiar RRCL USA.

Pelepasan keberangkatan Maria Angela dilaksanakan pada Sabtu (22/8/2026). Momen tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus belajar dapat membuka peluang bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Alhamdulillah, akhirnya saya bisa berangkat ke Amerika setelah lolos seleksi untuk bekerja di Kapal Pesiar RRCL USA. Terima kasih kepada LKP/LPK Grand Wisata dan Pak Ali Wardana yang telah mendidik serta membimbing saya,” ujar Maria Angela.

Menurut Maria, keberhasilan tersebut menjadi pengalaman sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan memberikan yang terbaik dalam menjalankan pekerjaan di tempat baru.

Sementara itu, Ali Wardana menegaskan bahwa pemberangkatan peserta didiknya dilakukan melalui jalur penempatan kerja resmi yang difasilitasi oleh LKP/LPK Grand Wisata.

“Dengan kerja keras kita bersama, Alhamdulillah beberapa hari yang lalu alumni kita kembali diberangkatkan untuk berkarier di Kapal Pesiar RRCL USA,” ujar Ali Wardana.

Ia berharap keberangkatan Maria dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
“Kesempatan tidak datang begitu saja. Dibutuhkan kemauan belajar, disiplin, keterampilan dan keberanian untuk mencoba. Kami berharap keberhasilan Maria dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya bahwa dengan usaha dan tekad yang kuat, cita-cita untuk bekerja dan berkarier di tingkat internasional dapat diwujudkan,” tambahnya.

LKP/LPK Grand Wisata terus mendorong para peserta didiknya untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja. Keberangkatan Maria Angela diharapkan menjadi salah satu langkah positif dalam membangun masa depan sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarier secara profesional.

Pesan motivasi: Jangan takut bermimpi besar. Terus belajar, tingkatkan keterampilan, jaga disiplin dan jangan mudah menyerah. Kesempatan akan datang kepada mereka yang mau mempersiapkan diri dan berani melangkah.

(Cephy)

Rabu, 19 Agustus 2026

Diskominfo Kabupaten Cirebon Dorong Edukasi Berkelanjutan untuk Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal



KABUPATEN CIREBON — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan edukasi masyarakat mengenai rokok ilegal sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberantasan peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Kabupaten Cirebon.

Upaya tersebut diperkuat melalui kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cirebon dan Bea Cukai Cirebon dalam Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal yang berlangsung di Aula DPMD Kabupaten Cirebon, Kamis (20/8/2026).

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, mengatakan penyebarluasan informasi secara berkelanjutan menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketentuan peredaran rokok dan produk hasil tembakau.

“Melalui kegiatan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal ini, kami ingin meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai dampak serta ketentuan terkait peredaran rokok ilegal,” ujar Bambang.

Menurutnya, edukasi mengenai rokok ilegal tidak cukup dilakukan melalui satu kegiatan, tetapi perlu disampaikan secara luas dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur. Dalam hal ini, media memiliki peran strategis untuk membantu pemerintah menyampaikan informasi yang edukatif, mudah dipahami, dan menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Kolaborasi antara Diskominfo, PWI Kabupaten Cirebon, dan Bea Cukai Cirebon menjadi bagian penting dalam memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat,” katanya.

Bambang juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari upaya pemberantasan rokok ilegal dengan meningkatkan kepedulian terhadap produk yang beredar di lingkungan sekitar. Masyarakat diharapkan mampu mengenali ciri-ciri rokok ilegal serta tidak membeli maupun mengedarkannya.

“Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif dengan mengenali ciri-ciri rokok ilegal dan tidak membeli maupun mengedarkannya, sehingga upaya pemberantasan rokok ilegal dapat dilakukan secara bersama-sama,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Cirebon, Mamat Rahmat, menilai edukasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar pemahaman mengenai rokok ilegal tidak keliru.

Ia menegaskan, gerakan pemberantasan rokok ilegal bukan ditujukan untuk melarang masyarakat merokok, melainkan mencegah peredaran produk rokok yang tidak memenuhi ketentuan cukai.

“Adanya kegiatan ini bukan melarang orang itu merokok, tapi melarang orang untuk merokok rokok ilegal,” jelas Mamat.

Mamat menambahkan, keterlibatan PWI Kabupaten Cirebon merupakan bentuk komitmen organisasi kewartawanan dalam mendukung program pemerintah melalui penyampaian informasi kepada masyarakat.

“PWI Kabupaten Cirebon sebagai wadah organisasi yang dipercaya atau dimandatkan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. Ini adalah sebagai salah satu bentuk komitmen kami di organisasi kewartawanan di Kabupaten Cirebon khususnya dalam memberikan pemahaman dan membantu program pemerintah,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Bea Cukai Cirebon turut memberikan pemahaman mengenai literasi cukai serta manfaat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Materi tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai ketentuan cukai sekaligus pemanfaatan DBHCHT untuk mendukung berbagai program pemerintah.

Diskominfo Kabupaten Cirebon menilai sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran publik mengenai rokok ilegal. Melalui penyebarluasan informasi yang dilakukan secara konsisten, masyarakat diharapkan semakin memahami ketentuan cukai dan turut mencegah peredaran rokok ilegal di lingkungannya.

Upaya edukasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi terus berkembang melalui penyebarluasan informasi di berbagai kanal komunikasi sehingga pesan pemberantasan rokok ilegal dapat menjangkau masyarakat Kabupaten Cirebon secara lebih luas. (Cephy)

Selasa, 28 Juli 2026

Kunci Bersama Summit 2026, Kabupaten Cirebon Tawarkan Potensi Investasi di Kawasan Perbatasan



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat upaya menarik investasi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Cirebon Imron saat menghadiri Kunci Bersama Summit 2026 di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Mengusung tema ‘Sinergi Lintas Batas: Membangun Ekosistem Investasi, Kolaborasi, Membangun Kawasan Perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah’, forum tersebut mempertemukan kepala daerah dari 10 kabupaten dan kota yang tergabung dalam kawasan Kunci Bersama untuk memperkuat kerja sama pembangunan lintas wilayah.

Bupati Imron mengatakan, kolaborasi antardaerah menjadi langkah strategis untuk mempercepat kemajuan kawasan perbatasan sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas.

Menurutnya, Kabupaten Cirebon memiliki berbagai potensi yang layak dikembangkan dan siap menjadi tujuan investasi baru di Jawa Barat.

“Kami berkomitmen bersama para bupati dan wali kota di kawasan perbatasan untuk mengembangkan daerah agar semakin maju,” ujar Imron.

“Khusus Kabupaten Cirebon, kami menghendaki para investor datang dan mengembangkan usahanya, karena kami memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan,” ungkap Imron.

Ia menjelaskan, Kabupaten Cirebon memiliki kekuatan dari sisi pasar maupun sumber daya. Dengan 40 kecamatan, 412 desa, 12 kelurahan, serta jumlah penduduk sekitar 2,5 juta jiwa, daerah tersebut dinilai memiliki prospek yang menjanjikan bagi pengembangan berbagai sektor usaha.

Imron menegaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon siap memberikan dukungan kepada para investor, termasuk memfasilitasi berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam proses investasi.

"Kami akan selalu mendukung dan memfasilitasi kebutuhan para investor. Kami ingin para pelaku usaha melihat langsung potensi yang dimiliki daerah kami dan bersama-sama mengembangkannya,” katanya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menilai kawasan Kunci Bersama memiliki posisi strategis, karena menyimpan potensi besar di berbagai sektor.

Ia menyebut, kawasan yang terdiri atas delapan daerah di Jawa Barat, dan dua daerah di Jawa Tengah itu memiliki peluang pengembangan ekonomi, industri, pariwisata, serta pembangunan wilayah yang sangat menjanjikan.

Namun demikian, AHY mengingatkan masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi, terutama terkait aksesibilitas, konektivitas, dan penyediaan infrastruktur dasar.

"Kami sepakat bahwa kawasan Kunci Bersama memiliki potensi yang sangat baik di bidang ekonomi, industri, pariwisata, dan pembangunan wilayah lainnya. Namun, kita juga menyadari masih ada keterbatasan akses, konektivitas, dan kebutuhan dasar yang harus diperkuat,” ujar AHY.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, AHY optimistis kawasan Kunci Bersama dapat berkembang menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru yang mampu meningkatkan daya saing wilayah sekaligus menarik lebih banyak investasi. (Cephy)

Jumat, 17 Juli 2026

Disnaker Kabupaten Cirebon Gandeng Dunia Usaha Cetak Wirausaha Baru

KABUPATEN CIREBON — Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Cirebon resmi membuka Program Peningkatan Produktivitas (Kewirausahaan) bagi pencari kerja di Aula Dudika Disnaker Kabupaten Cirebon, Kamis (16/7/2026).

Program ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan masyarakat.

Program tersebut dibuka langsung oleh Kepala Disnaker Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga produktif, adaptif, dan mampu menghadapi perubahan.

“Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga memiliki produktivitas, etos kerja, kemampuan beradaptasi, disiplin, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar,” ujar Novi.

Ia menjelaskan, program ini dirancang untuk memperkuat konsep link and match antara pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pengalaman kerja secara langsung.

“Inilah bentuk link and match yang ingin terus kita kembangkan, yaitu menghubungkan hasil pelatihan dengan dunia usaha, sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya wirausaha baru di Kabupaten Cirebon,” tambahnya.

Pada pelaksanaan tahun 2026, sebanyak enam peserta mengikuti proses pembelajaran langsung di tempat usaha melalui metode learning by doing.

Disnaker Kabupaten Cirebon bermitra dengan pelaku usaha di bidang tata boga atau bakery dan pengelasan (las) untuk memberikan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Melalui pendampingan langsung dari para pelaku usaha, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan manajerial kewirausahaan, serta memahami proses kerja di dunia usaha secara nyata.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.

Novi menambahkan, semakin luas kemitraan yang dibangun antara pemerintah dan dunia usaha, maka semakin besar pula peluang bagi lulusan pelatihan untuk mengembangkan kompetensi dan memperoleh kesempatan kerja.

“Semakin luas kemitraan yang terbangun, semakin besar pula kesempatan bagi alumni pelatihan untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, bahkan memperoleh kesempatan bekerja maupun membuka usaha sendiri,” pungkasnya.

Melalui Program Peningkatan Produktivitas (Kewirausahaan), Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong lahirnya tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan berdaya saing, sekaligus menciptakan wirausaha baru yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. (Cephy)

Rabu, 08 April 2026

TP PKK dan DWP Kabupaten Cirebon Perkuat Sinergi Pembangunan



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal ini terlihat dalam pertemuan rutin Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cirebon, di Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum koordinasi bagi organisasi perempuan untuk memperkuat peran strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan mendukung pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut juga dihadiri langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, yang memberikan arahan kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Imron menekankan pentingnya peran ulama dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Ulama dan tokoh masyarakat memiliki peran yang sangat vital, bukan hanya sebagai penjaga moral, tetapi juga sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

“Saya mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi menjaga kedamaian dan menyukseskan pembangunan daerah,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar yang berpotensi memecah belah persatuan.

Menurutnya, kedamaian harus dibangun melalui sikap saling menghargai antarwarga.

“Kedamaian bukan sekadar tidak adanya konflik, tapi hadirnya rasa saling menghargai. Saya titip kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong yang dapat memecah belah. Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk berselisih,” tambahnya.

Lebih lanjut, Imron menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan beretika.

“Membangun Kabupaten Cirebon tidak cukup hanya dengan infrastruktur jalan atau gedung, tapi yang paling utama adalah membangun manusianya,” kata Imron.

“Kita butuh generasi yang tidak hanya pintar secara teknologi, tapi juga memiliki fondasi agama dan etika yang kuat agar mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ungkapnya.

Melalui pertemuan rutin ini, TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Cirebon diharapkan dapat terus berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, meningkatkan kualitas keluarga, serta mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis dan berdaya saing. (Cephy)

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Dorong Perempuan Jadi Pilar Pembangunan



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan dalam pembangunan nasional melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar Seminar Public Speaking bagi organisasi perempuan, di Ruang Paseban Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh organisasi wanita dari Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Cirebon dan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) dengan mengusung tema “Kiprah Perempuan Politik dalam Pembangunan Bangsa dan Negara Menuju Indonesia Emas”.

Seminar ini bertujuan meningkatkan kemampuan perempuan dalam berbicara di depan umum secara percaya diri dan efektif.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep 3V dalam public speaking, yakni visual (bahasa tubuh), vokal (intonasi suara), dan verbal (pilihan kata).

Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi interpersonal dan profesional para peserta.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci penting dalam dunia politik maupun profesional.

Ia menyebut, gagasan yang baik tidak akan berdampak tanpa kemampuan menyampaikannya secara efektif.

“Perempuan bukanlah pelengkap, melainkan pilar utama pembangunan menuju Indonesia Emas. Kita membutuhkan pemimpin perempuan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga cakap dalam komunikasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Fitri.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran paradigma pembangunan gender di Kabupaten Cirebon.

Perempuan tidak lagi diposisikan sebagai objek pemberdayaan, melainkan sebagai subjek strategis melalui pendekatan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam setiap program pembangunan.

Selain itu, Fitri menyoroti peran penting perempuan dalam lingkup keluarga sebagai pendidik pertama bagi generasi masa depan.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan dari peran perempuan dalam membangun fondasi pendidikan di rumah.

“Perempuan adalah pendidik pertama dan utama yang menentukan arah generasi masa depan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon, lanjut Fitri, berkomitmen untuk terus membuka akses yang setara bagi perempuan dalam pendidikan, dunia kerja, serta ruang pengambilan keputusan.

Upaya tersebut dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung kemajuan bangsa.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya isu kesetaraan, tetapi merupakan investasi penting bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri serta memperluas wawasan, sehingga dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas. (Cephy)

Jaga Opini WTP, Pemkab Cirebon Dorong Tindak Lanjut Audit BPK



KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala memimpin rapat dinas yang diikuti seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Cirebon di Ruang Rapat Paseban, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (7/4/2026).

Rapat tersebut menyoroti tindak lanjut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), seiring proses audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) yang kini memasuki tahap terinci.

Sekda Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala menjelaskan, audit terinci LKPD diperkirakan rampung dalam waktu sekitar satu bulan ke depan.

Hasilnya akan menentukan opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Ada yang WDP (Wajar Dengan Pengecualian), ada yang WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Kita sudah berapa kali WTP,” ujar Hendra dalam rapat.

Ia menambahkan, Kabupaten Cirebon telah meraih opini WTP sebanyak 11 kali. Namun, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak menurun pada pemeriksaan tahun ini.

Menurutnya, salah satu faktor yang memengaruhi opini BPK adalah tindak lanjut atas temuan audit, terutama terkait pengembalian kerugian keuangan daerah.

Ia menegaskan, meskipun nilai tersebut masih di bawah ambang batas umum yang dapat memengaruhi opini, pemerintah daerah tetap harus waspada.

“Oleh karenanya, diminta nanti yang pengembaliannya belum selesai, terutama pengembalian uang, ini mohon untuk segera diselesaikan. Jangan menunggu nanti pemeriksaan terinci BPK selesai,” tuturnya.

Bupati Cirebon, Imron, dalam arahannya meminta seluruh jajaran perangkat daerah dan camat untuk meningkatkan kinerja, inovasi, serta koordinasi antarinstansi. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang tidak berbelit.

“Kalau kerja itu harus bisa berinovasi, menggali potensi yang ada di daerah dan menangani kelemahan,” kata Imron.

Ia juga meminta para pejabat agar tidak mempersulit pelayanan kepada masyarakat dengan alasan aturan.

“Saya minta para pejabat ini jangan sok mempersulit aturan-aturan, kalau itu hubungannya dengan masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Imron mendorong peningkatan komunikasi lintas sektor agar program pemerintah berjalan efektif dan tidak terhambat koordinasi. (Cephy)

Minggu, 15 Maret 2026

Ramadan Penuh Berkah, Pemuda Pancasila Depok Bersama Muspika Bagikan 1.500 Nasi Kotak



CIREBON – Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai kegiatan sosial yang digelar oleh Pemuda Pancasila Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon pada bulan suci Ramadan. Dipimpin langsung oleh Ketua PAC Depok, Teguh, bersama sejumlah anggota, organisasi tersebut mengadakan kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/3/2026) di depan Desa Keduanan, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Dalam kegiatan itu, panitia menyiapkan sekitar 1.500 bok makanan Rocket Chicken yang berisi ayam dan makanan ringan untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai menu berbuka puasa.

Kegiatan berbagi ini juga dihadiri oleh Camat Depok, Hj. Sundewi, serta beberapa unsur Muspika Kecamatan Depok, di antaranya Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kanit dari Polsek Depok Polresta Cirebon yang turut hadir memberikan dukungan serta memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan tertib.

Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat sangat antusias. Warga dari berbagai kalangan mulai berdatangan ke lokasi pembagian makanan. Tidak hanya masyarakat sekitar, para pengguna jalan yang melintas juga ikut berhenti untuk mendapatkan makanan berbuka puasa yang dibagikan secara gratis.
Antusiasme warga terlihat jelas ketika sejumlah kotak makanan yang masih berada di dalam mobil panitia sudah dikerumuni warga. Ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak tampak bersemangat menunggu giliran untuk mendapatkan makanan tersebut.

Melihat situasi tersebut, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Depok, Teguh, dengan ramah mengingatkan masyarakat agar tetap tertib dan sabar saat menunggu giliran.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu mohon sabar untuk mengantri. Makanannya masih banyak, jadi tidak perlu khawatir kehabisan. Insya Allah semua kebagian," ujar Teguh dengan penuh keakraban kepada warga yang hadir.

Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan berbagi makanan untuk berbuka puasa ini sudah menjadi agenda rutin yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun oleh Pemuda Pancasila PAC Depok.
Menurut Teguh, kegiatan tersebut kini telah memasuki tahun ke-11 pelaksanaannya, dan diharapkan dapat terus berlangsung setiap Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
"Kegiatan ini sudah kami lakukan untuk yang ke-11 kalinya. Harapan kami tentu kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi kami semua, terutama bagi anggota Pemuda Pancasila," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Depok, Hj. Sundewi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang patut diapresiasi dan dicontoh.

"Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilaksanakan di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga kegiatan berbagi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan solidaritas sosial," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu Srikandi Pemuda Pancasila, yang juga merupakan istri dari Ketua PAC Depok, Teguh. Ia mengatakan bahwa kegiatan berbagi kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

"Sebisa mungkin kita harus menyisihkan sebagian dari rezeki yang kita miliki untuk berbagi kepada sesama. Apalagi kami dari Pemuda Pancasila yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Pembagian nasi kotak seperti ini juga menjadi kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tahunnya," tuturnya.

Menariknya, menjelang akhir kegiatan pembagian nasi kotak tersebut, hujan lebat tiba-tiba mengguyur lokasi kegiatan. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para anggota Pemuda Pancasila untuk tetap menyalurkan makanan kepada masyarakat.

Beberapa anggota tetap bertahan di lokasi sambil membagikan nasi kotak kepada para pengguna jalan yang melintas, meskipun harus diguyur hujan deras.

Semangat kebersamaan dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemuda Pancasila PAC Depok tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang menerima makanan berbuka puasa. Kegiatan ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan masih terus hidup di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga didukung dari beberapa donatur yang menyisihkan sebagian rejekinya, diantaranya:
 
1. CV. Indosurya mahakan
2. CV. intrakon junior
3. PT. Glopac
4. BPK Wanjaya
5. H Mahmud Jawa
6. Taufik
7. CV. Awi watu
8. BPK Ayip shakdulo
9. BPK Ridwan
10. Pkd Darsina
11. Sdr Diki
12. Sdr Karno & Toni
13. BPK sandi Wijaya & BPK amin 
14. Seluruh Donatur SE kecamatan Depok. 
15. DR Hermanto



(Cephy)

Selasa, 10 Februari 2026

Samsat cirebon kota, Siap Melayani Untuk Masyarakat yang maksimal

CIREBON KOTA- Samsat Cirebon Kota terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang wajib bayar pajak kendaraan bermotor roda dua dan roda empat dengen baik, dari mulai chek fisik hingga stnk,pada hari Rabu (11/2/2026)

Di lapangan, petugas cek fisik yang berjumlah dua orang bekerja sigap dan profesional. Dua petugas bertugas menangani kendaraan roda empat, sementara dua lainnya fokus pada kendaraan roda dua. Mereka memastikan nomor mesin dan nomor rangka kendaraan sesuai dengan data yang tercatat dalam dokumen resmi.


Baur Samsat Cirebon Kota pak Joko, bersama angota nya, melakukan pemeriksaan hasil cek fisik yang diserahkan oleh petugas lapangan. Proses ini mencakup pengecekan dan pencocokan dengan dokumen kendaraan seperti STNK asli, BPKB asli, dan KTP pemilik yang sesuai.

Menurut Baur Samsat Cirebon Kota, setiap kendaraan yang akan melakukan penggantian plat, BBN, mutasi datang mau pun mutasi keluar, wajib dihadirkan langsung ke Samsat setempat untuk dilakukan pemeriksaan cek fisik, guna memastikan pelayanan berlangsung cepat, dan transparan.

 
“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa puas dan terbantu. Semua proses kami lakukan sesuai prosedur, dengan sikap ramah dan profesional,” ujar Baur pak Joko di sela kegiatan pada hari Rabu tanggal 11/2/2026.


Saya wanto sebagai masyarakat Wajib bayar pajak kendaraan bermotor yang datang langsung ke Samsat Cirebon Kota, saya merasa puas dan terbantu dengen pelayanan yang Rama dan Santun ujarnya. 

Ini mencerminkan semangat petugas Samsat Cirebon Kota dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, ujar salah satu masarakat yang bernama wanto yang mau bayar pajak kendaraan motor yang datang ke Samsat Cirebon Kota.

(Awi)

Sabtu, 07 Februari 2026

Bupati Imron Lantik 116 Kepala Sekolah di Kabupaten Cirebon



KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron melantik dan mengambil sumpah tugas tambahan 116 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon Tahun 2026.

Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Jumat (6/2/2026).

Imron mengatakan, pelantikan ini merupakan pelantikan susulan setelah seluruh persyaratan administrasi dan persetujuan dari pemerintah pusat telah terpenuhi.

Dengan pelantikan tersebut, kekosongan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Cirebon dipastikan telah tuntas.

“Total kepala sekolah yang dilantik hari ini ada 116 orang. Ini pelantikan susulan, karena izinnya baru turun. Sekarang sudah tuntas dan tidak ada lagi kekosongan,” ujar Imron.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon sengaja mempercepat pelantikan agar kekosongan jabatan kepala sekolah tidak berlangsung lama dan tidak mengganggu proses pembelajaran di sekolah.

Menurut Imron, pengangkatan kepala sekolah harus melalui mekanisme perizinan dari pemerintah pusat, sehingga pelaksanaannya tidak bisa dilakukan secara langsung meski terjadi kekosongan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran kepala sekolah dan guru dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini, tidak hanya berfokus pada capaian akademik.

“Anak-anak harus dididik tidak hanya soal pelajaran, tetapi juga karakter yang baik, seperti disiplin dan tanggung jawab,” katanya.

Imron mencontohkan budaya kebersihan di negara maju yang telah tertanam sejak bangku sekolah dasar, sehingga menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia meminta para kepala sekolah dan guru untuk menanamkan budaya bersih kepada peserta didik, termasuk pengelolaan sampah dari lingkungan sekolah.

“Kalau dari SD sudah dibiasakan bersih dan mengelola sampah, beban persoalan sampah di tingkat kabupaten akan jauh berkurang,” tuturnya.

Imron menambahkan, pembentukan karakter peserta didik menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak SD saat ini, nanti pada 2045, usianya sekitar 25-30 tahun. Kalau sejak sekarang dibentuk cerdas dan berkarakter, maka negara kita akan menjadi negara maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Ronianto mengatakan, pelantikan 116 kepala sekolah tersebut merupakan hasil promosi dari guru menjadi kepala sekolah.

Ronianto merinci, dari 116 kepala sekolah yang dilantik terdiri atas tiga kepala TK, 17 kepala SMP, dan sisanya kepala SD, yang mengisi kekosongan jabatan per 1 Desember 2025.

Ia menambahkan, proses pengisian jabatan kepala sekolah membutuhkan waktu, karena harus melalui persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Pelantikan hari ini merupakan pelantikan susulan. Seluruhnya adalah promosi dari guru menjadi kepala sekolah,” jelasnya. (Cephy)

BPBD Kabupaten Cirebon Catat 234 Bencana Sepanjang 2025, Warga Diminta Waspada



KABUPATEN CIREBON — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mencatat sebanyak 234 kejadian bencana sepanjang 2025.

Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 243 kejadian. Bencana pada 2025 didominasi oleh fenomena hidrometeorologi, seperti banjir dan cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin, menyatakan potensi bencana hidrometeorologi masih perlu diwaspadai.

Menurutnya, hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, hingga gelombang tinggi masih mengintai sejumlah wilayah.

“Sehubungan dengan potensi terjadinya cuaca hidrometeorologi berupa hujan lebat, angin kencang, banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi di beberapa wilayah, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan,” ujar Ikin, Jumat (6/2/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar aktif memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi, seperti BMKG dan instansi terkait.

Warga juga diminta menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana, mulai dari bantaran sungai, lereng perbukitan, hingga kawasan pesisir saat cuaca ekstrem melanda.

Selain itu, BPBD mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan saluran air guna menekan risiko banjir.

Langkah antisipasi lainnya adalah mengamankan barang-barang berharga yang berpotensi rusak akibat angin kencang maupun genangan air.

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat segera melapor ke BPBD Kabupaten Cirebon melalui layanan call center 112 atau pesan singkat WhatsApp di nomor 087787299991.

“Kerja sama dan kewaspadaan seluruh masyarakat sangat diperlukan guna meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Keselamatan adalah prioritas utama,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Cirebon berkomitmen terus memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi, mengingat intensitas kejadian hidrometeorologi di wilayah tersebut masih tergolong tinggi. (Cephy)

Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Bupati Imron Terapkan Gerakan Bersih Kantor untuk ASN



KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon Imron mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat daerah menjaga kebersihan lingkungan kantor sebagai bagian dari disiplin kerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Cirebon Nomor 100.3.4.2/1/Dis LH tentang Wajib Menjaga Kebersihan Lingkungan Kantor yang ditetapkan pada 5 Februari 2026, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam pidato 2 Februari 2026.

Surat edaran ini berlaku untuk seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari sekretaris daerah, asisten, kepala perangkat daerah, camat, hingga pimpinan BUMD se-Kabupaten Cirebon, dan diterapkan di seluruh lingkungan kantor pemerintahan.

Dalam surat edaran tersebut ditegaskan, “Setiap pimpinan dan pegawai wajib menjaga kebersihan, kerapihan, dan ketertiban lingkungan kerja di masing-masing unit kerja.”

Ruang lingkup kebersihan meliputi ruang kerja, ruang pelayanan, ruang rapat, toilet, fasilitas umum, halaman, taman, area parkir, hingga saluran drainase di sekitar kantor.

Perangkat daerah juga diminta menunjuk penanggung jawab kebersihan serta mengelola sampah melalui pemilahan dari sumbernya.

Surat edaran ini juga menegaskan larangan membuang sampah sembarangan. “Dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang telah disediakan di lingkungan kantor dan sekitarnya,” sebagaimana tertuang dalam ketentuan tersebut.

Pelaksanaan kegiatan kebersihan dilakukan setiap hari kerja selama 30 menit, mulai pukul 07.30 hingga 08.00 WIB.

Kepala perangkat daerah dan camat bertanggung jawab melakukan pengawasan langsung, sementara perangkat daerah yang membidangi lingkungan hidup melaksanakan monitoring dan evaluasi.

ASN yang melanggar ketentuan akan dikenai teguran administratif sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan disiplin ASN.

Pemerintah Kabupaten Cirebon menegaskan kebijakan ini sebagai wujud dukungan terhadap arahan Presiden sekaligus komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berwibawa. (Cephy)

Daftar Luas Wilayah 40 Kecamatan di Kabupaten Cirebon, Kapetakan Terluas



 KABUPATEN CIREBON — Luas wilayah 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon menunjukkan bentang geografis yang beragam, dari wilayah pesisir hingga perbatasan Jawa Tengah.

Data Pemerintah Kabupaten Cirebon mencatat, Kecamatan Kapetakan menjadi kecamatan terluas dengan 67,47 kilometer persegi.

Di bawahnya, ada Kecamatan Gegesik yang memiliki luas 63,74 kilometer persegi, disusul Susukan 51,96 kilometer persegi, Losari 47,91 kilometer persegi, dan Pasaleman 41,28 kilometer persegi.

Lima kecamatan ini menjadi kawasan dengan hamparan wilayah terbesar di Kabupaten Cirebon.

Kelompok kecamatan dengan luas di atas 30 kilometer persegi juga cukup banyak.

Dukupuntang memiliki luas 37,39 kilometer persegi, Pangenan 36,81 kilometer persegi, Gebang 35,30 kilometer persegi, Sedong 34,40 kilometer persegi, Greged 32,20 kilometer persegi, Waled 30,76 kilometer persegi, dan Gempol 30,70 kilometer persegi.

Sementara itu, kecamatan dengan luas mendekati 30 kilometer persegi antara lain Sumber 29,50 kilometer persegi, Astanajapura 29,15 kilometer persegi, Kaliwedi 28,73 kilometer persegi, Mundu 27,49 kilometer persegi, Karangwareng 27,16 kilometer persegi, Suranenggala 25,92 kilometer persegi, Pabedilan 25,80 kilometer persegi, Beber 25,62 kilometer persegi, dan Arjawinangun 24,26 kilometer persegi.

Pada kelompok luas menengah, Lemahabang tercatat 22,63 kilometer persegi, Gunungjati 22,61 kilometer persegi, Babakan 22,16 kilometer persegi, Panguragan 21,97 kilometer persegi, Klangenan 20,40 kilometer persegi, Talun 19,53 kilometer persegi, Palimanan 19,10 kilometer persegi, Ciwaringin 19,01 kilometer persegi, Plumbon 19,01 kilometer persegi, Karangsembung 18,80 kilometer persegi, dan Susukan Lebak 18,03 kilometer persegi.

Adapun kecamatan dengan luas relatif kecil berada di bawah 17 kilometer persegi. Jamblang memiliki luas 16,57 kilometer persegi, Depok 16,36 kilometer persegi, Ciledug 14,62 kilometer persegi, dan Plered 13,22 kilometer persegi.

Empat kecamatan dengan luas paling kecil yakni Kedawung 10,77 kilometer persegi, Tengah Tani 9,75 kilometer persegi, Pabuaran 9,57 kilometer persegi, dan Weru 9,10 kilometer persegi.

Data luas wilayah menjadi dasar penting dalam perencanaan tata ruang, pengembangan infrastruktur, serta distribusi anggaran. (Cephy)

Hadiri Pelantikan SMSI Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Tekankan Sinergi Media dan Pemda



KABUPATEN CIREBON — Bupati Cirebon menghadiri pelantikan pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Cirebon periode 2026–2029 di Off Room Pendopo Bupati Cirebon, Rabu (4/2/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran media siber dalam mendukung pembangunan daerah di tengah dinamika perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Dalam sambutannya, Bupati Cirebon, Imron, menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus SMSI Kabupaten Cirebon yang baru dilantik.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran yang sangat vital dalam membantu pembangunan Kabupaten Cirebon, terutama dalam penyampaian informasi yang akurat, edukatif, dan konstruktif kepada masyarakat.

“Kami berharap media bisa bekerja sama dengan baik dengan pemerintah daerah, untuk membantu pembangunan Kabupaten Cirebon” ujar Imron.

Ketua SMSI Provinsi Jawa Barat, Hardiansyah, dalam sambutannya menekankan bahwa salah satu tugas penting SMSI Kabupaten Cirebon adalah melakukan pendataan media siber yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Pendataan media siber perlu dilakukan agar pengelolaannya dapat berjalan dengan baik dan profesional,” ujar Hardiansyah.

“Melalui pendataan ini, kami berharap terjalin kerja sama yang lebih tertata dan berkelanjutan antara media dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mendukung pembangunan daerah,” lanjutnya.

Ia juga berharap ke depan, media siber di Kabupaten Cirebon dapat terverifikasi Dewan Pers, baik secara administrasi maupun faktual.

Sementara itu, Ketua SMSI Kabupaten Cirebon, Maman Abdurahman, menyoroti tantangan yang dihadapi industri media di era digital.

“Pemilik media harus beradaptasi, agar tidak tumbang menghadapi perubahan di tengah perkembangan teknologi informasi,” ujar Maman.

Ia berharap SMSI Kabupaten Cirebon ke depan, mampu mengawal kemajuan daerah melalui kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029 ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara insan media dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem media siber yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Cirebon. (Cephy)

Jumat, 23 Januari 2026

Relawan Darah Rokan Hulu Silaturahmi dengan Wakil Bupati di Rumah Dinas



*Rokan Hulu* — Relawan Darah Rokan Hulu menggelar kegiatan silaturahmi bersama Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, yang dilaksanakan di rumah dinas Wakil Bupati, pada 22 januari 2026. Kamis malam

Kegiatan ini dihadiri sekitar 30 orang relawan yang berasal dari berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu.
Silaturahmi ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan Relawan Darah Rokan Hulu dengan Pemerintah Daerah, sebagai wadah penyampaian aspirasi dan keluhan para relawan yang selama ini aktif membantu masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat kebutuhan darah.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Relawan Darah Rokan Hulu menyampaikan sejumlah keluhan dan harapan para relawan. Di antaranya adalah keterbatasan kendaraan operasional, terutama saat harus menjemput atau mengantar pendonor pada kondisi hujan maupun malam hari, ketika pasien membutuhkan darah secara mendesak.

Selain itu, relawan juga mengusulkan adanya kebijakan parkir gratis bagi relawan darah di fasilitas kesehatan, serta kemudahan pelayanan saat relawan mendampingi atau melakukan proses donor darah.

“Selama ini relawan bekerja secara sukarela demi kemanusiaan. Kami berharap adanya dukungan fasilitas, seperti kendaraan operasional dan kemudahan parkir serta pelayanan, agar kerja relawan bisa lebih maksimal dalam membantu pasien yang membutuhkan darah secara urgent,” ujar ketua relawan darah Rokan Hulu sunyoto jalal
Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, menyambut baik silaturahmi tersebut dan mengapresiasi peran relawan darah yang selama ini telah banyak membantu masyarakat. Ia menyatakan akan menampung aspirasi yang disampaikan dan berupaya mencarikan solusi bersama pihak terkait.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dengan suasana akrab dan penuh kekeluargaan, serta diharapkan menjadi awal sinergi yang lebih kuat antara Relawan Darah Rokan Hulu dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu ke depannya (MC Diskominfo Rohul).

Jurnalis : Arman

Kamis, 22 Januari 2026

Diiringi Yel-Yel “Pancasila Abadi”, Suganda Jalani Verifikasi Calon Ketua MPC Kabupaten Cirebon




Cirebon – Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak jelas saat ratusan iring-iringan anggota Organisasi Pemuda Pancasila menyambut kehadiran Suganda, calon Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, di Sekretariat Organisasi Pemuda Pancasila (Gorda), Kabupaten Cirebon.

Kehadiran Suganda disambut meriah dengan yel-yel khas organisasi,
"Pancasila… Abadi! Merdeka! Merdeka!", yang menggema dan mencerminkan soliditas serta semangat persatuan kader Pemuda Pancasila dalam mengawal proses organisasi.

Dalam kesempatan tersebut, Suganda menjalani proses verifikasi pendaftaran sebagai calon Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dengan menyerahkan serta melengkapi seluruh data dan berkas administrasi yang telah ditentukan oleh panitia pemilihan.

Usai mengikuti tahapan verifikasi, Suganda secara khusus memohon doa restu kepada Bunda Rosita, istri dari almarhum R. Suma, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon terdahulu. 

Dalam suasana penuh haru, Suganda menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan aman, damai, dan kondusif, serta dirinya siap melanjutkan nilai-nilai perjuangan almarhum R. Suma demi kemajuan organisasi.

"Nak Ganda, Bunda berpesan agar organisasi Pemuda Pancasila terus berkembang dan semakin maju ke depannya," tutur Bunda Rosita kepada Suganda.

Menanggapi pesan tersebut, Suganda menunjukkan sikap kebesaran jiwa dan semangat persaudaraan dalam berorganisasi. Ia menegaskan bahwa seluruh calon Ketua MPC layak mendapatkan dukungan yang sama.

"Bunda, dukung kami semua yang mencalonkan diri. Jangan hanya saya, tetapi calon Ketua MPC lainnya juga. Biarlah Allah SWT yang menentukan siapa yang terbaik untuk memimpin Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon ke depan," tegas Suganda.

Setelah memohon doa restu, Suganda melanjutkan agenda dengan berziarah ke makam R. Suma (Alm) untuk mendoakan serta mengenang jasa-jasa beliau yang selama ini dikenal sebagai guru, orang tua, pembimbing, kakak, bahkan sahabat bagi banyak kader Pemuda Pancasila.




Ketua Panitia Pemilihan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, Dodik, menyampaikan bahwa proses verifikasi pendaftaran Suganda telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan mekanisme organisasi.

"Alhamdulillah, calon Ketua MPC Bapak Suganda telah melengkapi dan memverifikasi data diri serta persyaratan administrasi. Seperti yang selalu kami sampaikan, kondusifitas menjadi hal utama karena kita semua satu organisasi dan bersaudara," ujar Dodik.
Lebih lanjut, Dodik menegaskan bahwa pelaksanaan pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon dijadwalkan pada tanggal 29 Januari 2026, bertempat di Gedung PGRI Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Dengan rampungnya proses verifikasi pendaftaran tersebut, Suganda resmi dinyatakan mengikuti tahapan selanjutnya dalam kontestasi pemilihan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon, dengan semangat persatuan dan komitmen membangun organisasi ke arah yang lebih baik.

( Cephy )

Senin, 19 Januari 2026

Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon Siap Berbenah di Bawah Calon Kepemimpinan Baru Suganda


Cirebon – Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon yang baru, panitia pemilihan menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusifitas wilayah serta mendorong peran Pemuda Pancasila agar semakin positif di tengah masyarakat. Sumber, Kabupaten Cirebon (Gorda), Selasa. (20/1/2025).

salah satu Calon Ketua MPC Kabupaten Cirebon, Suganda, menegaskan bahwa Pemuda Pancasila lahir sebagai organisasi yang dibentuk untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya sebagai kontrol sosial yang konstruktif.

"Organisasi Pemuda Pancasila hadir untuk kebutuhan masyarakat. Kita harus mampu mensosialisasikan nilai-nilai positif organisasi ini, mulai dari Pancasila sila pertama hingga sila kelima. Pancasila adalah harga mati yang wajib kita tegakkan," tegas Calon Ketua MPC Kabupaten Cirebon Suganda.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemuda Pancasila dengan TNI, Polri, serta pemerintah dari tingkat pusat hingga desa, termasuk dalam menjaga aset-aset negara. Namun demikian, fungsi kontrol sosial tetap harus dijalankan secara elegan dan beretika.

"Kita harus selalu bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah, serta ikut menjaga aset negara. Sebagai kontrol sosial, jika ada penyimpangan atau kesalahan, baik besar maupun kecil, kita wajib mengingatkan dengan cara yang santun dan bermartabat," jelasnya.

Suganda berharap seluruh anggota Pemuda Pancasila tidak menjadi oknum yang mencederai nama besar organisasi.
"Pemuda Pancasila adalah organisasi besar. Saya berharap Pemuda Pancasila di Kabupaten Cirebon menjadi warna baru, berkontribusi nyata dalam menjaga kondusifitas wilayah, serta membantu Kamtibmas di Kabupaten Cirebon," pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen menjaga stabilitas daerah, pemilihan Ketua MPC Kabupaten Cirebon diharapkan mampu melahirkan sosok pemimpin yang membawa Pemuda Pancasila semakin solid, modern, dan dicintai masyarakat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Ketua MPC Kabupaten Cirebon, Dodik, menyampaikan harapannya agar para calon ketua yang akan datang mampu menjaga wilayah Kabupaten Cirebon secara khusus, sekaligus membawa Pemuda Pancasila (MPC) Kabupaten Cirebon ke arah yang lebih bermartabat dan berdaya guna di mata masyarakat.

"Kami sangat berharap kepada calon-calon Ketua MPC ke depan agar mampu menjaga kondusifitas Kabupaten Cirebon. Pemuda Pancasila harus tampil dengan harkat, martabat, serta popularitas yang bernilai positif di masyarakat.

Kita ingin organisasi ini berkembang lebih maju, modern, dan menjadi contoh yang baik," ujar Dodik kepada awak media.

Lebih lanjut, Dodik menambahkan bahwa panitia pemilihan akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait diantaranya aparat penegak hukum dan unsur TNI demi memastikan proses pemilihan berjalan aman dan tertib.

"Kami akan menghadap ke Polresta Cirebon untuk menyampaikan rencana kegiatan pemilihan Calon Ketua MPC Kabupaten Cirebon, sekaligus meminta arahan terkait penerapan kondusifitas. Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan Intel Kodim," imbuhnya.

Fitri 

Sabtu, 10 Januari 2026

Kabar Duka. Jurnalis/Wartawan Kabupaten Cirebon Dan Kota Cirebon Melepas Kepergian Jurnalis Senior Kusyadi ke Peristirahatan Terakhir



CIREBON, - Suasana haru menyelimuti keluarga besar Jurnalis/ Wartawan kota/ kabupaten. Salah satu jurnalis senior Cirebon  kang Kusyadi, tutup usia setelah berjuang melawan sakitnya di ruang ICU Rumah Sakit PAD Pulasaren, Kota Cirebon.

Almarhum kang Kusyadi dilaporkan menghembuskan napas terakhirnya di RS PAD Pulasaren setelah mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU. Kepergian sosok yang dikenal rendah hati dan berdedikasi ini meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat di dunia pers Cirebon.

Penghormatan Terakhir dilakukan di tempat pemakaman terakhir
 yang berlokasi di TPU Pamengkang Kabupaten Cirebon. Sejak pagi hari, para pelayat yang terdiri dari keluarga, tetangga, serta perwakilan dari organisasi wartawan diantaranya SMSI HIPWI PWCR  FWC dan dari LSM CIB lansung dipimpin ketua umumnya Bp. Tato miryanto dan Sekjen Boby Delan dan puluhan anggotanya juga ratusan jurnalis Kabupaten/Ciko tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Jurnalis/ Wartawan Kota/Kabupaten yang diwakili Asih Mintarsih Direktur Media Koran Cirebon hadir langsung di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dengan kepergianmu maka tidak akan ada lagi cuitan kata-kata mutiara dan tulisan candaanmu di setiap Group What Up Jurnalis Cirebon,dan tidak akan ada lagi SMS jitu yang engkau layangkan.

"Kami kehilangan sosok rekan kerja yang memiliki integritas tinggi. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar salah satu perwakilan Jurnalis) Wartawan kabupaten/ kota Cirebon  di lokasi.




Saat di rumah duka istri didampingi keluarganya mengungkapkan"Prosesi Pemakaman
Setelah disalatkan di masjid setempat, jenazah almarhum diberangkatkan menuju tempat pemakaman dengan iring-iringan dari rekan-rekan jurnalis. Kehadiran komunitas pers di pemakaman ini menjadi bukti nyata solidaritas dan rasa hormat atas dedikasi almarhum selama menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Cirebon.ungkapnya.

Bahkan puluhan jurnalis dari berbagai media mengatakan"Selamat jalan, kang Kusyadi. dedikasimu bagi dunia informasi akan selalu dikenang".pungkasnya.

( Wak Diding )

Rabu, 24 Desember 2025

Kuwu Wasa: Kami Sudah Siaga, Tapi Luapan Sungai Tak Terelakkan


CIREBON – | Rabu, 24 Desember 2025
Bencana banjir kembali terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon. Luapan air sungai dari Desa Kedungsana, Kecamatan Plumbon, mengakibatkan banjir yang menerjang rumah-rumah warga hingga masuk ke Desa Pesanggrahan, Desa Pesanggrahan merupakan wilayah perbatasan dengan desa Kedungsana. Banjir tersebut masuk ke dalam rumah warga dan merusak harta benda yang tidak sempat diselamatkan.

Kepala Desa Pesanggrahan, Kuwu Wasa, sejak awal sudah mengambil langkah sigap dengan menginstruksikan seluruh perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk siaga penuh. Peringatan dini disampaikan langsung ke rumah-rumah warga, terutama di titik-titik rawan banjir. Kuwu Wasa bahkan turun langsung bersama perangkat desa untuk memastikan kesiapan masyarakat menghadapi potensi bencana tersebut.

“Kami selaku pemerintah desa telah menghimbau masyarakat sejak awal agar bersiap dan waspada. Namun kenyataannya, luapan air sungai begitu deras dan tidak dapat dibendung,” ujarnya kepada awak media saat meninjau lokasi terdampak.

Salah satu warga terdampak, Yayat, warga Desa Pesanggrahan Blok Curug, mengaku mengalami kerugian hingga Rp50 juta akibat banjir yang datang secara tiba-tiba. “Perabotan rumah habis semua, lemari, kasur, elektronik hanyut. Yang tersisa hanya pakaian di badan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Yayat menyampaikan bahwa ia telah menerima peringatan dari perangkat desa beberapa saat sebelum air datang, namun dalam waktu singkat banjir menerjang rumahnya. “Kami tidak sangka air akan setinggi itu secepat ini,” tambahnya.
Perangkat desa, seperti Anjas, mandor desa, mengatakan bahwa pihaknya sejak malam kejadian sudah berkeliling mengingatkan warga dan membantu menyelamatkan barang-barang penting. “Kami angkat TV, kulkas, barang elektronik lain ke tempat aman. Tapi air datang begitu cepat,” jelasnya.

Meski siaga telah dilakukan, bencana tetap terjadi. Kuwu Wasa menegaskan bahwa saat ini fokus utama pemerintah desa adalah membantu warga terdampak dan melakukan upaya perbaikan serta pembersihan pasca banjir, sambil berharap ada bantuan dari pihak pemerintah kabupaten dan instansi terkait.

Bencana ini menjadi pengingat bahwa mitigasi bencana harus terus ditingkatkan, dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci untuk mengurangi dampak yang lebih besar.

(Cephy)