Indramayu

Berita Terkini

Kapolres Indramayu Pastikan Insiden di Sindang Ditangani Sesuai Prosedur Hukum

INDRAMAYU – Inara- my.Id Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. memberikan keterangan terbaru mengenai penanganan insiden yang ...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indramayu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 September 2026

Kapolres Indramayu Pastikan Insiden di Sindang Ditangani Sesuai Prosedur Hukum



INDRAMAYU – Inara- my.Id Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. memberikan keterangan terbaru mengenai penanganan insiden yang terjadi di sebuah warung di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. Rabu malam (23/9/2026)

AKBP Prianggo menegaskan, Polres Indramayu menjamin proses penegakan hukum berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Berkaitan dengan kejadian sore tadi, saya selaku Kapolres Indramayu menjamin proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar AKBP Prianggo.

Kapolres menjelaskan, Satreskrim Polres Indramayu sedang melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Keterangan para saksi dan bukti yang diperoleh akan didalami untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.

“Pemeriksaan sedang dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Indramayu. Seluruh keterangan saksi dan bukti yang ditemukan akan didalami sebagai dasar dalam proses penanganan perkara,” katanya.

Kapolres juga meminta warga Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener, bersama kuwu, tokoh masyarakat, unsur TNI, dan seluruh elemen masyarakat untuk membantu menenangkan situasi.

“Kami meminta seluruh masyarakat menahan diri dan bersama-sama mendinginkan suasana agar persoalan ini tidak berkembang menjadi lebih rumit,” tegasnya.

AKBP Prianggo kembali memastikan bahwa proses pemeriksaan akan dilakukan secara transparan dan berdasarkan fakta yang ditemukan oleh penyidik.
“Sekali lagi, atas nama Polres Indramayu, saya menjamin proses pemeriksaan yang sedang dilakukan Satreskrim berjalan sesuai prosedur. Serahkan penanganan perkara ini kepada kepolisian,” ujarnya.( Fon't Kabiro)

Senin, 21 September 2026

Road Show MPC PP,Ke Empat Kecamatan diKabupaten

*Indramayu*  Inara- my.Id "Dalam rangka membangun soliditas, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar roadshow ke sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) di wilayah ujung Indramayu bagian Barat (Inbar) meliputi Sukra, Anjatan, Haurgeulis. dan Gantar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun komunikasi dengan jajaran pengurus di tingkat kecamatan.

Dalam kunjungan tersebut, jajaran MPC Pemuda Pancasila Indramayu berdialog langsung dengan pengurus PAC. Sejumlah hal berkaitan dengan organisasi, program kerja, serta penguatan peran kader di tengah masyarakat turut menjadi pembahasan.


Roadshow juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi dari pengurus PAC. Berbagai masukan dan kondisi yang berkembang di tingkat bawah menjadi bahan evaluasi bagi jajaran MPC dalam menyusun langkah organisasi ke depan.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Indramayu, Ramadhin Lystia Wimana,yang akrab disapa Bung Tyo menyampaikan bahwa konsolidasi hingga tingkat PAC penting dilakukan agar komunikasi internal organisasi tetap berjalan dengan baik.

“Roadshow ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus konsolidasi. Kami ingin memastikan seluruh jajaran tetap solid dan memiliki semangat yang sama dalam menjalankan roda organisasi,” ujarnya kepada awak media, saat berkunjung di kantor PAC Sukra Desa Karanglayung, Sabtu, 19 September 2026.


Menurutnya, keberadaan Pemuda Pancasila tidak hanya berkaitan dengan kegiatan internal organisasi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial,Agama dan kemasyarakatan.

“Kami menghimbau kepada seluruh jajaran pengurus kabupaten sampai PAC dan ranting, kita harus melaksanakan kegiatan positif jangan sampai organisasi PP ini negatif di masyarakat,” pungakasnya.

Sementara itu, ketua PAC Kecamatan Sukra, Rochmat, menyambut baik kegiatan roadshow tersebut. Pertemuan secara langsung dan penuh jeakraban dinilai dapat mempererat hubungan antara pengurus MPC dengan jajaran di tingkat kecamatan.

“Alhamdulillah, sangat menyambut baik sekali bisa memberikan semangat motivasi kepada anggota kami pengurus PAC Sukra, dengan adanya roadshow dari MPC ke PAC itu memberikan rasa semangat juang,” ucapnya.

Dengan adanya roadshow ini, konsolidasi organisasi diharapkan semakin kuat. Komunikasi antara MPC dan PAC pun terus dibangun sebagai bagian dari upaya menjaga solideritas serta meningkatkan kiprah Pemuda Pancasila di Kabupaten Indramayu. (Fon'f)."

Warga Gadingan Di Bekali Keterampilan UMKM Oleh Polres Indramayu


INDRAMAYU — Inara - my.Id Polres Indramayu Polda Jabar memberikan pelatihan pembuatan sabun cair kepada masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Gadingan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai narasumber. Turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana. S, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu terkait kegiatan pelatihan usaha bagi masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh warga,” kata IPTU Agus Setiawan kepada awak media.

Dalam pelatihan tersebut, warga mendapatkan praktik langsung mengenai proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun cuci piring. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan semir ban yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga.

Menurut IPTU Agus, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk turut mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya, kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi mendorong perekonomian masyarakat. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” ujarnya.

Pelatihan tidak hanya memberikan penjelasan mengenai bahan yang digunakan, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan selesai.


IPTU Agus berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, masyarakat Desa Gadingan dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut. Jika dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru,” katanya.

Sementara Kuwu Desa Gadingan, Suwarto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. beserta jajaran atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Gadingan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada masyarakat Desa Gadingan,” kata Suwarto.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” ujarnya.

Suwarto berharap keterampilan yang diperoleh warga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan mengenai pembuatan sabun cair diharapkan dapat terus dipraktikkan, dikembangkan, dan bahkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat Desa Gadingan.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif secara langsung kepada warga.
“Kami berterima kasih atas perhatian, kepedulian, serta kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Gadingan, Rustinih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, warga yang sebelumnya belum mengetahui proses pembuatan sabun cuci kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada kami,” kata Rustinih.

Ia menuturkan, keterampilan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Rustinih berharap kegiatan pemberdayaan seperti itu dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya. ( Fon't Kabiro )

Relawan dan Saksi, Gelar TOP Perkuat Pembinaan dan Konsolidasi Organisasi DPD PKS Indramayu



INDRAMAYU, Inara' my.Id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Indramayu menggelar Training Orientasi Partai (TOP) Bidang Relawan dan Saksi Nasional, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan pendidikan politik tersebut berlangsung di Aula PKS Indramayu, Jalan Ismail, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dan diikuti oleh jajaran serta peserta dari bidang relawan dan saksi.

Training Orientasi Partai menjadi salah satu wadah pembekalan untuk memberikan pemahaman mengenai organisasi, nilai-nilai kepartaian, serta peran relawan dan saksi dalam kegiatan politik dan kemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan orientasi dan pembinaan agar memahami tugas serta tanggung jawabnya dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.

Kegiatan TOP juga menjadi bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia serta konsolidasi internal organisasi. Dalam pelaksanaan di berbagai daerah, program TOP PKS diarahkan untuk memperkuat pemahaman relawan sekaligus membangun pembinaan yang berkelanjutan.

Selain pembekalan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara struktur partai, relawan, dan saksi di tingkat daerah.

Dengan adanya Training Orientasi Partai, DPD PKS Kabupaten Indramayu diharapkan dapat terus melakukan pembinaan secara terstruktur kepada para relawan dan saksi, sehingga mereka memahami peran serta tanggung jawab dalam kegiatan organisasi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula PKS Indramayu tersebut menjadi bagian dari agenda pembinaan Bidang Relawan dan Saksi Nasional PKS di tingkat daerah.Catatan: jumlah peserta, nama Ketua DPD PKS Indramayu, Wisma , nama Ketua Bidang Relawan dan Saksi, narasumber," (Fon't Kabiro)

Kodim 0616/Indramayu Gelar Sunatan Massal Rayakan HUT TNI Tentara Nasional Indonesia ke-81



 Indramayu — Inara- my.Id -Sabtu 19 September 2026 Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-81, Kodim 0616/Indramayu menggelar kegiatan sunatan massal bagi anak-anak warga Indramayu, Sabtu,19/9/2026. Kegiatan sosial kesehatan ini dilaksanakan di markas Kodim dan diikuti 60 anak yang siap dikhitan.
Sunatan massal dilaksanakan oleh tenaga medis gabungan, melibatkan tim dokter dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu dan tim medis Kodim 0616/Indramayu. 
Salah seorang dokter dari Kodim, Dr. Nurul Lathiefa R.H., menjelaskan pelaksanaan prosedur medis dan upaya keselamatan pasien selama kegiatan berlangsung.“Pelayanan dilaksanakan dengan protokol kebersihan dan keselamatan yang ketat. Anak-anak kami tangani sesuai standar medis, dengan pendampingan pasca-operasi untuk memastikan pemulihan yang baik,” kata Dr. Nurul Lathiefa R.H.Dandim 0616/Indramayu.
Letkol Arm. Tulus Widodo S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut HUT TNI ke-81. 
Menurutnya, aksi tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga setempat.“Kegiatan ini adalah wujud nyata kehadiran TNI untuk masyarakat. 
Selain membantu kesehatan anak-anak, kegiatan seperti ini memperkuat kebersamaan dan sinergi antara Kodim, rumah sakit, dan warga Indramayu,” ujar Letkol Tulus Widodo.
Panitia penyelenggara melaporkan bahwa selain prosedur khitan, peserta menerima pemeriksaan kesehatan pra-operasi, pemberian obat dan petunjuk perawatan pasca-khitab, serta bingkisan ringan untuk keluarga. 
Koordinasi antar instansi dinilai berjalan lancar, dengan dukungan fasilitas dan tenaga kesehatan memadai.
Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Sejumlah orang tua mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kodim dan RSUD Indramayu karena mampu memberikan layanan kesehatan gratis yang membantu kondisi ekonomi keluarga.
Kegiatan sunatan massal ini termasuk salah satu kegiatan sosial yang rutin dilakukan Kodim sebagai bagian dari program teritorial dan pengabdian masyarakat. 
Penyelenggara menyatakan kesiapan untuk terus menggelar program serupa di wilayah lain apabila diperlukan. ( Fon't Kabiro)

Jumat, 18 September 2026

Warga Gadingan diBekali Keterampilan UMKM Oleh Polres Indramayu


INDRAMAYU — Inara- my.Id Polres Indramayu Polda Jabar memberikan pelatihan pembuatan sabun cair kepada masyarakat Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jumat (18/9/2026) siang.

Kegiatan yang digelar di Kantor Desa Gadingan tersebut menghadirkan Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan, S.H., sebagai narasumber. Turut hadir Kapolsek Sliyeg AKP Edi Mulyana. S, S.H., Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, unsur Pemerintah Desa Gadingan, serta masyarakat setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Tahti Polres Indramayu IPTU Agus Setiawan mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu terkait kegiatan pelatihan usaha bagi masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Pemerintah Desa Gadingan kepada Polres Indramayu untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat. Kami hadir untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan yang nantinya diharapkan dapat dikembangkan oleh warga,” kata IPTU Agus Setiawan kepada awak media.

Dalam pelatihan tersebut, warga mendapatkan praktik langsung mengenai proses pembuatan sabun cair, khususnya sabun cuci piring. Selain itu, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan semir ban yang dapat dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga.

Menurut IPTU Agus, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk turut mendorong pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya, kami dari kepolisian ingin ikut berpartisipasi mendorong perekonomian masyarakat. Dengan keterampilan yang diperoleh, kami berharap masyarakat dapat mengembangkan usaha dan menciptakan peluang pekerjaan baru,” ujarnya.

Pelatihan tidak hanya memberikan penjelasan mengenai bahan yang digunakan, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan secara langsung proses pembuatan produk sehingga keterampilan tersebut dapat diterapkan secara mandiri setelah kegiatan selesai.


IPTU Agus berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, melainkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Harapannya setelah mengikuti pelatihan, masyarakat Desa Gadingan dapat mengaplikasikan keterampilan tersebut. Jika dikembangkan dengan baik, ini bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru,” katanya.

Sementara Kuwu Desa Gadingan, Suwarto, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. beserta jajaran atas terselenggaranya pelatihan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Gadingan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada masyarakat Desa Gadingan,” kata Suwarto.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan menjadi kegiatan usaha yang dapat membantu perekonomian keluarga.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif,” ujarnya.

Suwarto berharap keterampilan yang diperoleh warga tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Pengetahuan mengenai pembuatan sabun cair diharapkan dapat terus dipraktikkan, dikembangkan, dan bahkan menjadi salah satu alternatif usaha masyarakat Desa Gadingan.

Ia juga berharap sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak positif secara langsung kepada warga.
“Kami berterima kasih atas perhatian, kepedulian, serta kontribusi Polres Indramayu dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Semoga sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Gadingan, Rustinih, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, warga yang sebelumnya belum mengetahui proses pembuatan sabun cuci kini memiliki pengetahuan dan keterampilan baru yang bisa dipraktikkan sendiri di rumah.

“Saya mewakili masyarakat Desa Gadingan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Indramayu beserta jajaran yang telah memberikan pelatihan pembuatan sabun cuci kepada kami,” kata Rustinih.

Ia menuturkan, keterampilan tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi produk yang bisa dijual untuk menambah penghasilan keluarga.

“Kami yang sebelumnya belum mengetahui cara membuat sabun cuci, sekarang mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru. Ini bisa kami praktikkan sendiri di rumah, bahkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujarnya.

Rustinih berharap kegiatan pemberdayaan seperti itu dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Kami sangat senang karena kegiatan seperti ini benar-benar memberikan manfaat langsung. Terima kasih Polres Indramayu, semoga semakin dekat dengan masyarakat dan kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan,” katanya. ( Fon't Kabiro)

Kamis, 17 September 2026

Kepala Pasar Jatibarang Sakit Parah, Kabar Dugaan Pungutan Jadi Sorotan Publik dan Viral

Ketua IPP, H.W. Lubis: Semua Pungutan Hasil Musyawarah Pedagang

INDRAMAYU- Inara- my.Id -

Ditengah kabar menyedihkan Kepala Pasar Daerah Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, H. Samsuri sedang sakit parah dan dirawat Rumah Sakit, kini muncul kabar tak sedap adanya duguaan pungutan yang dinilai liar dan merugikan pedagang.

Dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Pasar Jatibarang dalam sepekan ramai jadi sorotan publik dan viral.

Disebut-sebut, mekanisme pemungutan iuran untuk kebersihan, pengakutan sampah, keamanan dan penertiban kendaraan yang dilengkapi karcis dinilai tidak resmi dan pengelolaannya dinilai tidak transparan.

Karcis buatan Ikatan Pedagang Pasar (IPP) yang diterima para pedagang dipersoalkan. Padahal,
pungutan ini dilakukan oleh sejumlah pegawai yang berstatus aparatur sipil negara (ASN/PNS) di lingkungan pengelola pasar.

Informasi yang beredar menyebutkan, para petugas tersebut menjalankan pemungutan setelah mendapat arahan secara dari Kepala Pasar Jatibarang, H. Samsuri, untuk membantu IPP melakukan penarikan iuran kepada para pedagang.

Dalam sehari, sedikitnya terdapat 5 pungutan (5 karcis) yang diterima para pedagang pasar Jatibarang dengan perkiraan mengeluarkan Rp Rp18 Ribu-23 Ribu perhari.

Yang menjadi sototan, uang hasil pungutan tersebut disebut tidak disetorkan sebagai penerimaan daerah, melainkan diserahkan kepada pihak IPP.

Informasi yang diterima awak media ini, terdapat sedikitnya enam petugas pemungut karcis dengan penerimaan harian masing-masing antara Rp300 ribu hingga Rp700 ribu.

Rinciannya, R tercatat sekitar Rp600 ribu dari pedagang kios, C Rp400 ribu dari kios, D Rp600 ribu dari los, D Rp700 ribu dari los, serta N sekitar Rp300 ribu dari pedagang lemprakan.

Sementara seorang petugas IPP, R disebut melakukan penarikan iuran tambahan sebesar Rp10 ribu per kios tanpa menggunakan karcis, dengan penerimaan sekitar Rp450 ribu.

Dengan demikian, total penerimaan yang tercatat sedikitnya mencapai sekitar Rp3,05 juta per hari.

Jika angka tersebut berlangsung setiap hari selama 30 hari, secara matematis nilainya mencapai sekitar Rp91,5 juta per bulan. 

Menanggapi tuduhan diatas, Ketua IPP Jatibarang, Hedy W. Lubis menegaskan bahwa semua pungutan adalah legal, dan sudah menjadi putusan hasil musyawarah para pedagang. 

"Pungutan Itu hasil musyawarah para pedagang. Disini banyak pengeluaran yang tidak bisa diakses dari pendapatan pasar, salah satunya pengangkutan sampah dengan menyewa mobil dum truk setiap hari. Karena sampah yang menumpuk harus diangkut sendiri ke TPA Pecuk," jelas Lubis.

Dirinya sangat menyayangkan kabar yang masif beredar yang tidak seimbang dengan fakta dilapangan.

Menurutnya, pendapatan pungutan itu sebagian besar digunakan untuk biaya operasional pengelolaan sampah, pengangkutan, tenaga kebersihan dan komponen lainnya.

Dasar Kewenangan Dipertanyakan

Sementara itu, dalam kabar yang jadi sorotan publik, persoalan yang muncul adalah dasar kewenangan PNS melakukan pemungutan untuk organisasi pedagang serta mekanisme pertanggungjawaban uang yang diterima.

Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang kemudian diubah melalui Perda Nomor 1 Tahun 2025. Perda perubahan tersebut berlaku sejak 8 Juli 2025 dan mengatur antara lain pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Karena itu, perlu ada kejelasan apakah pungutan yang dilakukan di Pasar Daerah Jatibarang tersebut merupakan retribusi daerah, iuran pelayanan kebersihan yang dikelola IPP, atau bentuk pungutan lain yang memiliki dasar hukum tersendiri.

Terlebih, Pasar Daerah Jatibarang merupakan fasilitas pasar yang dikelola pemerintah daerah. Dalam kunjungan Komisi III DPRD Indramayu ke Pasar Jatibarang sebelumnya, persoalan tata kelola pedagang dan mekanisme pengelolaan sampah memang menjadi salah satu hal yang dibahas. 

Pada kesempatan itu, Diskopdagin juga disebut mengelola retribusi parkir di kawasan pasar.

(Font)

Rabu, 16 September 2026

Polri Dorong Petani Dari Hulu Hingga Pascapanen Tanam Jagung Kuartal lll 2026 di Indramayu



INDRAMAYU — Inara,my- Id. Polres Indramayu Polda Jabar melaksanakan penanaman jagung Kuartal III Tahun 2026 dalam rangka mendukung program swasembada jagung dan ketahanan pangan nasional di wilayah Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Karo SDM Polda Jawa Barat Kombes Pol Dr. Fadly Samad, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., Kabag Binkar Ro SDM Polda Jawa Barat AKBP Condro Sasongko, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., Wakapolres Indramayu Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR., serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu Drs. H. Sugeng Heryanto, M.Si.

Turut hadir pejabat utama Polres Indramayu, Kapolsek Gantar IPTU Sutarko, S.H., unsur Forkopimcam Gantar, gabungan kelompok tani Kecamatan Gantar, serta sekitar 50 warga Desa Mekarwaru.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Indramayu bersama Karo SDM Polda Jawa Barat dan Kabag Binkar Ro SDM Polda Jawa Barat juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat dan kelompok tani. Bantuan yang diberikan meliputi satu unit alat pemipil jagung, 50 paket sembako, pupuk sebanyak enam ton, serta bibit atau benih jagung sebanyak 300 kilogram.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. menyampaikan, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan, tetapi juga kesejahteraan petani, stabilitas harga, pertumbuhan ekonomi, dan ketahanan nasional.

“Kabupaten Indramayu memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Dengan dukungan lahan yang luas, sumber daya manusia, serta semangat para petani, kita memiliki peluang besar untuk terus meningkatkan produksi pangan, termasuk komoditas jagung,” kata AKBP Prianggo.

Ia menegaskan, melalui penanaman jagung Kuartal III tersebut, Polres Indramayu berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kapolres mengungkapkan, sejak Januari hingga September 2026, Polres Indramayu telah mendukung pelaksanaan penanaman jagung pada lahan seluas 64,5 hektare dengan hasil produksi mencapai 437,226 ton.

Menurut AKBP Prianggo, peran Polri dalam program tersebut tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Kami mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi dan kolaborasi, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, dinas terkait, penyuluh pertanian, kelompok tani, pelaku usaha, maupun seluruh masyarakat,” ujarnya.

Kapolres berharap setiap lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal, program pertanian dapat berjalan dengan baik, serta hasil produksi mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Sementara ditempat yang sama, Karo SDM Polda Jawa Barat Kombes Pol Dr. Fadly Samad menyampaikan keterlibatan kepolisian dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari kolaborasi untuk memastikan program pemerintah dapat berjalan dan memberikan kepastian bagi masyarakat, khususnya petani.
Menurutnya, dalam perspektif pemeliharaan keamanan modern, persoalan kesejahteraan dan kebutuhan dasar masyarakat juga memiliki keterkaitan dengan stabilitas keamanan.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi kita bersama dan ikhtiar untuk mendukung program pemerintah, khususnya swasembada jagung,” kata Kombes Pol Fadly Samad.

Ia menjelaskan, kepolisian bukan mengambil alih peran petani, melainkan hadir untuk mendukung koordinasi dan memastikan berbagai kebutuhan dalam program pertanian dapat terhubung dengan instansi terkait.

Pendampingan tersebut mulai dari pemetaan dan pemanfaatan lahan, akses permodalan, ketersediaan pupuk dan benih, pendampingan penyuluh pertanian, hingga memastikan hasil panen memiliki akses pasar yang jelas.

“Polisi bukan tugasnya menanam jagung, tetapi kehadiran kita untuk memastikan program pemerintah berjalan dan masyarakat, khususnya para petani, memiliki kepastian dalam melaksanakan kegiatan pertanian,” jelasnya.

Kombes Pol Fadly juga mendorong agar lahan-lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya pada musim kemarau, dapat dipetakan untuk tanaman yang sesuai, termasuk jagung.

Ia menilai kolaborasi dengan Dinas Pertanian dan penyuluh pertanian lapangan sangat penting agar petani mendapatkan pendampingan teknis sehingga hasil produksi dapat maksimal.

Selain itu, dukungan akses pembiayaan dan ketersediaan sarana produksi pertanian perlu dikoordinasikan secara tepat agar benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan memberikan manfaat kepada kelompok tani.

Menurutnya, pendampingan juga perlu dilakukan hingga tahap pascapanen sehingga petani memiliki kepastian mengenai penyerapan hasil produksi dan tidak mengalami kesulitan dalam memasarkan jagung.

Kombes Pol Fadly berharap potensi pertanian Kabupaten Indramayu dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi pemerintah, kepolisian, TNI, dinas terkait, kelompok tani, serta seluruh pihak yang memiliki kepedulian terhadap ketahanan pangan.

“Tugas kita mendampingi dan memastikan program berjalan sehingga masyarakat semakin sejahtera,” ujarnya.

Melalui penanaman jagung serentak tersebut, pihaknya berharap produktivitas pertanian semakin meningkat sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Indramayu dalam mendukung swasembada jagung dan ketahanan pangan nasional.( Fon't Kabiro)

Senin, 14 September 2026

Pamit Dengan Kenangan, Datang Dengan Harapan Baru " Pisah Sambut Penuh Kehangatan" Polsek Kedokan Bunder


INDRAMAYU- Inara- my.Id
Suasana haru, kebersamaan dan rasa hormat memenuhi Aula Kantor Kecamatan Kedokan Bunder pada Senin (14/09/2026). Pukul.09.00 WIB. 
Camat Kedokan Bunder, Rohasdian Purnama, S,H, bersama jajarannya menghadiri acara dalam pisah sambut Kapolsek Kedokan Bunder. 
dari IPDA, ERYANA kepada IPDA. KARTONO SH. 
Hadir para Kepala Desa/Kuwu sekecamatan Kedokan Bunder, jajaran Polsek Kedokan Bunder, tokoh masyarakat, Para Kepala UPTD Sekecamatan Kedokan Bunder serta undangan khusus lainnya, sehingga semakin memperkuat makna kebersamaan dalam acara tersebut. 

Dalam kata sambutannya, Camat Kedokan Bunder, Rohasdian Purnama,S,H mengungkapkan rasa terima kasih atas Dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan oleh Kapolsek sebelumnya, IPDA. Eryana. 

"Kami sangat berterima kasih atas semua upaya yang telah dilakukan oleh Kapolsek IPDA. Eryana selama bertugas di Wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Kontribusinya sangat luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban diKecamatan Kedokan Bunder, sehingga sangat berarti bagi kami semua," ucapnya penuh penghargaan.

Tidak hanya itu, Camat Rohasdian Purnama juga menyambut hangat kedatangan IPDA, Kartono,SH sebagai Kapolsek yang baru. "Kami ucapkan selamat datang yang hangat kepada IPDA. Kartono,SH yang telah dipercayakan sebagai Kapolsek Kedokan Bunder yang baru. Semoga beliau dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan baik dan memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah Kecamatan Kedokan Bunder, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah kita," tambahnya optimis.

Acara yang dihadiri oleh para kepala Desa / Kuwu dari tujuh Desa yang ada Kecamatan Kedokan Bunder, yang mewakili masyarakat setempat, 
Muhamad Waskim Kuwu Desa Kedokan Bunder, mengucapkan, "terimakasih kepada Kapolsek yang lama IPDA, Eryana, atas Dedi kasih nya yang sudah memberikan kontribusi nya untuk menciptakan kecamatan Kedokan Bunder yang tetap aman. 
Dan Kepada IPDA, Kartono, S,H, kami memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tugas Kapolsek baru, dan menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, "Ucapnya.

Begitupun sambutan dari Kapolsek Lama IPDA, Eryana dalam Pesan dan kesannya disampaikan, 
" Alhamdulillah Selama saya menjabat kapolsek Kedokan Bunder banyak persoalan sosial yang bisa kami atasi di lingkungan masyarakat Kedokan Bunder, dan cerita ini menjadi pengalaman hidup saya selama bertugas 1,5 tahun lebih di kecamatan Kedokan Bunder ini, saya atas nama pribadi dan polsek Kedokan Bunder memohon maaf, bila mana atas nama saya pribadi dan institusi, kami punya kesalahan, mohon dimaafkan, dan semoga buat kapolsek baru bisa bersinergi bersama muspika kecamatan Kedokan Bunder, sekali lagi mohon maaf, bila ada ucapan dan tingkah laku saya yang kurang berkenan, ucap Eryana di depan tamu undangan yang hadir. 

Disisi yang sama
Ucapan salam kenal juga disampaikan oleh Kapolsek yang baru, IPDA. Kartono, S,H, dalam sambutannya Kapolsek yang baru menyampaikan bahwa dirinya akan melanjutkan kinerja Kapolsek yang lama, dan menjalin sinergitas bersama dengan Muspika kecamatan Kedokan Bunder dalam menjaga ketertiban dan keamanan bersama guna menciptakan wilayah kecamatan Kedokan Bunder yang Aman, nyaman dan kondusif. 
Acara pisah sambut ini menjadi momen penting dalam dinamika kehidupan masyarakat Kedokan Bunder, yang menunjukkan sinergitas dan kerjasama antara berbagai pihak dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Semoga dengan kepemimpinan yang baru, Kapolsek IPDA, Kartono,S,H dapat melanjutkan kinerja Positif dan mewujudkan situasi yang aman dan tenteram bagi seluruh Masyarakat Kedokan Bunder. 

Acara ditutup dengan Do'a, dan dilanjutkan dengan Sesi Photo bersama, lalu undangan memberikan ucapan selamat kepada kapolsek lama Ipda. Eryana dan Kapolsek yang baru Ipda. Kartono, S, H. 
 (Fon't Kabiro)

Pisah Sambut Sejumlah Pejabat Polres Indramayu, Kapolsek hingga Kasat Lantas Berganti

AKP Putri Risma Permata,S.Tr.K.,S.I.K. Kasat Lantas Polres Indramayu

INDRAMAYU, Inara– my.Id Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Polda Jawa Barat, menggelar acara pisah sambut sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di lingkungan Polres Indramayu, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian sekaligus penyambutan pejabat baru yang akan mengemban tugas di jajaran Polres Indramayu. Pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, peningkatan kinerja, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah jabatan yang masuk dalam agenda pisah sambut meliputi Kasat Lantas, Kasat Polairud, Kasiwas, Kapolsek Jatibarang, Kapolsek Widasari, Kapolsek Balongan, dan Kapolsek Kedokanbunder.

Acara pisah sambut tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Pergantian pejabat tidak hanya menjadi seremoni kedinasan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas pengabdian dan dedikasinya selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polres Indramayu.
Sementara bagi pejabat yang menerima amanah baru, momentum tersebut menjadi awal untuk melanjutkan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), memberikan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung berbagai program Polres Indramayu.

Pergantian sejumlah pejabat di lingkungan Polres Indramayu diharapkan semakin memperkuat soliditas internal dan meningkatkan profesionalisme jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai tantangan kamtibmas di wilayah Kabupaten Indramayu.
Ditempat terpisah AKP Putri Risma Permata,S. Tr.K.,S.I.K.
Mengatakan dan Memberi Himbauan bagi Penguna Kenadraan Bermotor Roda 2,Dalam Berkendara harus Mempuyai SIM,STNK Serta Kendaran harus Mempunya Spion Lengkap, Lampu Kendaraan harus Komplit Depan Belang,Lampu Sein Harus Ready,Dan Dalam Berkendaraan Harus Memakai Helm. Dengan semangat kebersamaan, pejabat baru diharapkan mampu segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, sekaligus menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin responsif, humanis, dan profesional bagi masyarakat. ( Fon't Kabiro)

Sabtu, 12 September 2026

Polres Indramayu Merotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Dalam Penyegaran Organisasi



INDRAMAYU — Inara- my.Id Polres Indramayu Polda Jabar menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di Lapangan Apel Polres Indramayu, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kinerja organisasi.

Menurut AKP Tarno, pergantian jabatan juga menjadi momentum untuk melanjutkan program kerja yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Indramayu.

Kasat Lantas Polres Indramayu. AKP Undang Syarif Hidayat, S.H., M.M., yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Indramayu, mendapat penugasan baru sebagai Kanit 2 Sigar Subditgakkum Ditlantas Polda Jabar.

Jabatan Kasat Lantas Polres Indramayu selanjutnya dipercayakan kepada AKP Putri Risma Permata Sari, S.Tr.K., S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kanit Regident Sat Lantas Polresta Bogor Kota.

Selanjutnya, jabatan Kasat Polairud Polres Indramayu mengalami pergantian. AKP Asep Suryana, S.E., yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polres Indramayu, mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Balongan.

Posisi Kasat Polairud Polres Indramayu kemudian diemban oleh AKP Maman Kusmanto, yang sebelumnya menjabat Kasubbagbinops Bag Ops Polres Indramayu.

Rotasi juga dilakukan pada sejumlah jabatan kapolsek. Kompol Darli, S.Sos., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jatibarang, mendapat jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Ops Polres Indramayu.

Jabatan Kapolsek Jatibarang selanjutnya diemban oleh AKP Suprapto, S.H., M.Si., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Widasari.

Sementara itu, AKP Dedi Wahyudi, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Balongan, mendapat kepercayaan sebagai Kapolsek Widasari.

“Jabatan Kapolsek Balongan kemudian dipercayakan kepada AKP Asep Suryana, S.E., yang sebelumnya menjabat Kasat Polairud Polres Indramayu,” jelas AKP Tarno.

Pergantian juga terjadi pada jabatan Kapolsek Kedokanbunder. IPDA Eryana, yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kedokanbunder, mendapat penugasan baru sebagai Kaurbinopsnal Satsamapta Polres Indramayu.

Jabatan Kapolsek Kedokanbunder selanjutnya diemban oleh IPDA Kartono, yang sebelumnya bertugas sebagai Panitopsnal 1 Unit Reskrim Polsek Patrol Polres Indramayu.

Selain itu, IPTU Sujana, S.H., yang sebelumnya menjabat Ps. Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Indramayu, kini mendapat kepercayaan sebagai Kasiwas Polres Indramayu.

Polres Indramayu juga menerima IPTU Saprudin, S.H., yang sebelumnya menjabat Panit 1 SPKT Polrestabes Bandung dan selanjutnya bertugas sebagai Pama Polres Indramayu.

AKP Tarno mengatakan, pergantian jabatan tersebut diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Pejabat yang baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata AKP Tarno.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polres Indramayu.

“Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pejabat lama atas pengabdian dan kontribusinya selama bertugas di Polres Indramayu,” ujarnya. (Fon't Kabiro)

Jumat, 11 September 2026

LPK KAINA Indonesia Ajak Generasi Muda Teladani Akhlak Rasulullah SAW,Dlm Acara Mailid Nabi 1448 H



INDRAMAYU , Inara-my.Id Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) KAINA Indonesia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dengan mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Memperkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Masjid Pusaka Baiturrahmah. Acara diikuti keluarga besar LPK KAINA Indonesia, para siswa, serta sejumlah peserta undangan.

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi keluarga besar LPK KAINA Indonesia untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW, sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Direktur LPK KAINA Indonesia, Teguh Adikoesoemah Putra, bersama Wakil Direktur Nur Kholis, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara tausiah dan ceramah agama disampaikan oleh Zaenudin Abu Bakar, Lc., MA.

Melalui peringatan Maulid Nabi, LPK KAINA Indonesia mendorong para siswa dan seluruh keluarga besar lembaga agar tidak hanya memiliki keterampilan dan keberanian dalam menghadapi masa depan, tetapi juga memiliki karakter, akhlak, kepedulian terhadap sesama, serta semangat mempererat ukhuwah.

Nilai-nilai yang dicontohkan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pedoman dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlak, bertanggung jawab, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi bagian dari upaya LPK KAINA Indonesia dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. 
Usai acara ketua LPK Teguh sempat diminta konfirmasi oleh awak media ditempat terpisah Menyatakan,"Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, keluarga besar LPK KAINA Indonesia diharapkan semakin memperkuat persaudaraan serta mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.
Dan juga santunan 20 anak yatim serta orang jompo. 

 Maulid Nabi di Masjid Pusaka Baiturrahmah, LPK KAINA Tekankan Pentingnya Akhlak dan Kepedulian Sosial, " Ucap Teguh. (Fon't Kabiro)

Gercep Tim URC Resmop POLRES Indramayu Beserta Polsek Tukdana Berantas Geng Motor



INDRAMAYU — Inara.my.id Polres Indramayu Polda Jabar bergerak cepat menindaklanjuti video yang beredar di media sosial terkait dugaan aksi tawuran antar kelompok remaja di wilayah Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Satreskrim Polres Indramayu bersama Polsek Tukdana melakukan penyelidikan dan pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 20.00 WIB mengamankan delapan laki-laki di sejumlah lokasi di wilayah Desa Sukaperna, Tukdana, Kerticala, dan Pakedangan, Kecamatan Tukdana.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Muchammad Arwin Bachar membenarkan pengamanan terhadap 8 remaja oleh Tim URC Resmob Polres Indramayu dan Polsek Tukdana.

Delapan orang yang diamankan diduga memiliki keterkaitan dengan video aktivitas kelompok yang meresahkan warga tersebut.

Mereka masing-masing berinisial T.K. (17) yang diduga membawa celurit, M.J. (15) yang diduga berperan sebagai joki dan berada di lokasi, A.A. (16) yang diduga membawa bambu sepanjang sekitar satu meter, S.J.N. (21) yang diduga berperan sebagai joki, A.H. (17) yang diduga merekam video kejadian, R.P. (17) yang diduga membawa sabit, T.C. (17) yang diduga membawa celurit, serta A.M. (16) yang diduga membawa celurit.

Dalam penanganan tersebut, polisi turut mengamankan dua senjata tajam jenis corbek, tujuh celurit, satu unit Honda Sonic warna hitam-merah, satu unit Honda Beat warna putih, serta tujuh unit telepon genggam.

Lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, penyelidikan berawal dari informasi mengenai video dugaan tawuran yang terjadi di wilayah Desa Sukaperna. Petugas kemudian melakukan penelusuran dan memperoleh informasi bahwa sejumlah orang dalam video diduga berasal dari kelompok Official Warning, Selatan Mistis dan Selatan Mistery yang berhadapan dengan kelompok German 23 yang disebut bergabung dengan Holland 25.

Petugas selanjutnya melakukan pencarian hingga berhasil mengamankan delapan orang yang diduga berada dalam rangkaian kejadian tersebut. 

“Berdasarkan pemeriksaan awal, sejumlah pihak mengakui berada di lokasi dan memberikan keterangan terkait ajakan berkumpul, perjalanan menuju tempat kejadian, serta senjata tajam yang dibawa,” jelasnya. Jumat (11/9/2026)

Dari keterangan awal, A.M. mengaku ikut dalam kejadian dan membawa celurit, sementara T.C. memberikan keterangan bahwa dirinya mengambil celurit sebelum menuju lokasi. M.J. mengaku mendapat ajakan melalui komunikasi WhatsApp untuk berkumpul bersama kelompoknya, sedangkan R.P. mengakui membawa sabit miliknya sendiri saat kejadian.

AKP M. Arwin menegaskan keterangan tersebut masih merupakan hasil pemeriksaan awal. Penyidik masih melakukan pendalaman terhadap peran masing-masing orang yang diamankan, asal-usul senjata tajam, komunikasi sebelum kejadian, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Delapan orang tersebut kemudian diserahkan kepada Unit Harda Satreskrim Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Sementara Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan dan aktivitas anak-anak, terutama pada malam hari serta penggunaan media sosial. 

“Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang lebih terbuka agar dapat mengetahui lingkungan pergaulan anak dan mencegah keterlibatan mereka dalam tawuran maupun kelompok yang mengarah pada tindakan kekerasan,” jelasnya.

AKP Tarno berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bersama bagi keluarga, sekolah dan masyarakat. Sinergi seluruh pihak dinilai penting untuk mencegah tawuran, penyalahgunaan senjata tajam serta aktivitas kelompok yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya. (Fon't Kabiro)

Krisis Air Bersih, Polres Indramayu Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih ke Desa Tanjakan



INDRAMAYU —   Polres Indramayu Polda Jabar menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jumat siang (11/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., S.I.K., M.Si., didampingi Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, S.I.P., serta Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno, S.H.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., mengatakan, bantuan air bersih diberikan sebagai bentuk kepedulian Polres Indramayu terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Indramayu mendistribusikan sekitar kurang lebih 40 ribu liter air bersih menggunakan enam truk tangki yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Tanjakan.

“Hari ini kami dari Polres Indramayu melaksanakan pendistribusian dan pembagian air bersih sebanyak enam truk tangki dengan total kurang lebih 40 ribu liter untuk masyarakat Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng,” kata AKBP Prianggo P. M.

Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan informasi dan data yang diterima bahwa wilayah tersebut mengalami kekeringan sehingga sebagian masyarakat menghadapi krisis air bersih.

Kapolres mengatakan, kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu kali penyaluran. Polres Indramayu akan berupaya agar pendistribusian bantuan air bersih dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar wilayah lain yang juga membutuhkan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Ke depan, wilayah-wilayah lain yang memang membutuhkan juga diharapkan dapat terjangkau sehingga bantuan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

AKBP Prianggo menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, terutama warga yang terdampak kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Polres Indramayu juga akan terus membangun komunikasi, kolaborasi, dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu maupun pemerintah kecamatan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat mengenai wilayah yang membutuhkan bantuan.

“Harapannya tentu dapat membantu masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih. Ke depan kami akan terus berkomunikasi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun kecamatan agar informasi yang kami terima semakin akurat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal,” kata Kapolres.

Melalui kegiatan sosial tersebut, Kapolres Indramayu berharap kehadiran kepolisian tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya ketika menghadapi kondisi kekeringan dan kesulitan memperoleh air bersih. Imbuhnya. ( Fon Kabiro)

Tak Hanya Air Bersih, Kapolres Indramayu Juga Salurkan Sembako Untuk Warga Desa Tanjakan



INDRAMAYU — Inara - my.Id Kepedulian Polres Indramayu Polda Jabar terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di Desa Tanjakan, Kecamatan Krangkeng, tak henti-hentinya pada pendistribusian air bersih. 

Seusai mendistribusikan puluhan ribu liter air, Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P.M., S.I.K., M.Si., juga menyerahkan paket sembako kepada sejumlah warga yang membutuhkan, Jumat siang (11/9/2026).

Bantuan sosial tersebut merupakan bagian dari program Jumat Berkah Polres Indramayu, untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat kedekatan antara kepolisian dan warga.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi masyarakat, khususnya warga yang saat ini menghadapi dampak kekeringan dan keterbatasan air bersih.

“Ini merupakan bagian dari kegiatan Jumat Berkah yang dilaksanakan Polres Indramayu. Selain menyalurkan bantuan air bersih, kami juga membagikan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata AKBP Prianggo.

Sebelumnya, Polres Indramayu mendistribusikan sekitar 40 ribu liter air bersih menggunakan enam truk tangki untuk masyarakat Desa Tanjakan yang berdasarkan informasi mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Menurutnya, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial dan respons terhadap permasalahan yang dihadapi warga.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, kami ingin terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. ( Fon'y Kabiro)

Kamis, 10 September 2026

KUWU DURIYAN DAPAT APRESIASI WARGA TINUMPUK "TERANGI JALAN DESA


Indramayu,- Inara.my.id

 Gelapnya jalan desa kini mulai sirna.Di Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, semangat gotong royong warga dan perangkat desa kembali menyala untuk menerangi setiap gang dan jalan.
Di bawah kepemimpinan Kuwu Duriyan, Pemerintah Desa Tinumpuk tengah bergerak melakukan pemasangan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU) secara gotong royong.
Kegiatan ini dikerjakan langsung oleh perangkat RT dan RW di berbagai titik desa. Semuanya dilakukan secara sukarela dengan satu tujuan: menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga saat beraktivitas di malam hari.
Pada Rabu, 9 September 2026, Pemdes Tinumpuk juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan usulan. Warga yang ingin mengajukan titik PJU baru di jalan desa maupun gang bisa mengirimkan nama, alamat, dan lokasi melalui inbox Facebook resmi Pemdes.
Apresiasi masyarakat pun mengalir kepada Kuwu Duriyan.
"Matur suwun Pak Kuwu Duriyan. Matur nuwun sanget sampun peduli kalian warga Tinumpuk. Mugi-mugi tansah diparingi kesehatan lan kelancaran dalam memimpin desa kita. Kegiatan PJU lan bantuan lancar terus nggih Pak," ungkap salah satu warga.
Dukungan serupa juga disampaikan Muaddin, Bekel II Desa Tinumpuk.
"Alhamdulillah atas inisiatif Bapak Kuwu Duriyan. Kami selaku Bekel II bersama warga siap mendukung penuh. Dengan adanya PJU ini, jalan di wilayah kami jadi lebih terang dan aman, terutama untuk anak-anak sekolah dan warga yang pulang kerja malam. Matur suwun sanget Pak Kuwu," ujarnya.
Tak hanya fokus pada PJU, Pemdes Tinumpuk juga menegaskan komitmennya untuk transparan dalam setiap program. Hal ini untuk meluruskan isu yang sempat beredar terkait dugaan pungli dalam penyaluran bantuan beras.
Sebelumnya, tiga orang warga Tinumpuk sudah memberikan klarifikasi yang dimuat sedikitnya 20 media online. Mereka menegaskan tidak ada paksaan. Uang yang diberikan kepada RT adalah bentuk sukarela sebagai ucapan terima kasih atas bantuan pengantaran.
Di akhir, Kuwu Duriyan berpesan agar kebersamaan warga tetap dijaga.
"Kami ingin Desa Tinumpuk tetap rukun, aman, dan sejahtera. Mari kita jaga semangat gotong royong," pungkasnya.

(Fon't Kabiro)

Niat Bantu Orang Tua Berujung Penyekapan dan Eksploitasi Menjadi Mimpi Buruk Nadia



INDRAMAYU, Inara.my.Id 

Niat tulus Nadia Permatasari (23), seorang Pekerja Migran Indonesia asal Desa Bojong Slawi, Kabupaten Indramayu, untuk melunasi utang orang tuanya berubah menjadi tragedi kemanusiaan yang memilukan. 

Sejak April 2026, ia diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus pernikahan pesanan, dan kini dilaporkan hidup dalam ketakutan mendalam setelah dikurung di sebuah area ladang terpencil di Distrik Yingdong, Kota Fuyang, Provinsi Anhui, Cina.

Mereka tanpa memegang paspor maupun uang sepeser pun. Keluhan nasib migran ini viral setelah rekaman videonya beredar,

Bencana yang menimpa Nadia ini bermula pada Maret 2025 ketika ia didekati oleh seorang perekrut lokal berinisual Ibu UT yang menawarkan pekerjaan di luar negeri. 

Karena usianya saat itu belum mencukupi syarat legal untuk bekerja formal, ia kemudian dibujuk untuk menerima lamaran pernikahan siri dengan seorang pria berkebangsaan Cina bernama Xukai.

Iming-iming yang diberikan cukup menggiurkan bagi Nadia yang ingin membantu keluarganya, yakni mahar sebesar Rp100 juta serta jaminan uang bulanan bagi orang tuanya di kampung halaman.

Proses keberangkatan Nadia tergolong sangat kilat dan penuh kejanggalan di bawah kendali seorang agen bernama Ibu GD Tanpa melalui prosedur penempatan resmi yang melindungi pekerja migran. 
.      Kamudi ayah Nadia

Gadis asal Indramayu ini akhirnya diberangkatkan seorang diri tanpa pendampingan dari Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 8 Februari 2026 menuju daratan Tiongkok.

Namun, janji manis kemakmuran seketika sirna begitu Nadia menginjakkan kaki di rumah suami 'pesanannya: di Provinsi Anhui.

Setibanya di sana, seluruh akses komunikasinya diputus secara paksa melalui penyitaan ponsel, sementara kebebasannya direnggut lewat pengisolasian ketat dari dunia luar. 

Di tempat tertutup tersebut, ia tidak hanya dipaksa untuk bekerja berat di ladang, tetapi juga diduga kerap menerima berbagai bentuk kekerasan secara psykis maupun seksual dari sang suami.

Menghadapi penderitaan yang luar biasa berat di negeri orang, Nadia melalui berbagai saluran informasi secara darurat memohon pertolongan kepada pemerintah Republik Indonesia. Ia secara khusus meminta bantuan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Luar Negeri dan Kementrian Tenaga Kerja agar segera dievakuasi dan dipulangkan kembali ke tanah air demi menyelamatkan nyawanya dari cengkeraman para pelaku sindikat perdagangan manusia internasional.

"Saya disini (Cina) sudah ga kuat mengahadapi perlakuan suami saya. Mau pulang di Indonesia suruh ganti biaya mahar, tapi saya sudah tidak punya apa-apa karena uang mahar digunakan untuk berobat saudara saya, yang sekarang sudah meninggal dunia. Tolong bantu saya bisa pulang ke rumah di Indramayu," kata Nadia dalam video yang beredar.

Sementara itu, di Indramayu, kondisi keluarga Nadia dirundung kepedihan mendalam dan ketidakberdayaan yang memilukan. 

Ayah Nadia, Kamudi, yang kini hanya tinggal di rumah kontrakan di Blok Legok Kedung Kecamatan  Lohbener, Kabupaten Indramayu, karena sudah tidak memiliki tempat tinggal tetap, hanya bisa pasrah menanti keajaiban.

Dengan nada suara bergetar menahan sedih, Kamudi mengaku pasrah dan hanya bisa berharap agar pejabat di daerahnya, dari mulai Bupati Indramayu, Gubernur Jabar untuk membantu nasib anaknya.

"Saya hanya bisa pasrah dan berdoa kepada Sang Pencipta semoga anak saya bisa pulang ke Indonesia," harap Kamudi, Kamis, 10 September 2026, sembari terus berharap pemerintah lekas bergerak memulangkan buah hatinya dengan selamat. (Fon't Kabiro)

Rabu, 09 September 2026

Cegah Pungli, Unit Tipidkor Polres Indramayu Awasi Penyaluran Bansos di Wilayah Bongas

INDRAMAYU — Inara -my.Id Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar monitoring penyaluran bantuan pangan beras di delapan desa di Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Rabu (9/9/2026).

Pengawasan tersebut dilakukan untuk mencegah pungutan liar (pungli) serta memastikan bantuan tersalurkan secara tertib dan transparan.

Bantuan beras dari Bulog itu merupakan alokasi Juli hingga September 2026. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat 30 kilogram beras.

Berdasarkan data penyaluran, jumlah penerima di delapan desa mencapai 9.527. Rinciannya, Desa Bongas sebanyak 1.094 penerima, Cipaat 1.528 penerima, Cipedang 1.114 penerima, dan Kertajaya 1.466 penerima.

Selanjutnya, Desa Kertamulya sebanyak 1.029 penerima, Margamulya 1.514 penerima, Plawangan 487 penerima, serta Sidamulya 1.295 penerima.

Dalam kegiatan itu petugas mengecek langsung proses penyaluran di kantor-kantor desa. Selain melakukan monitoring, petugas menyampaikan imbauan pencegahan pungli kepada masyarakat di lokasi.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Reskrim AKP Muchammad Arwin Bachar, mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut mengawasi penyaluran bantuan sosial agar berlangsung transparan dan bebas pungli.

Ia mengingatkan bahwa bantuan sosial merupakan hak warga yang membutuhkan dan harus diterima tanpa potongan.

“Bansos diberikan pemerintah secara gratis. Tidak boleh ada potongan nilai bantuan maupun biaya administrasi dalam proses penyalurannya,” ujar AKP Muchammad Arwin Bachar.

Ia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kemudahan memperoleh bantuan dengan meminta uang atau imbalan.

Permintaan semacam itu, menurutnya, harus ditolak dan dilaporkan kepada pihak berwenang.

“Apabila masyarakat menemukan indikasi pungli, pemotongan bantuan, atau tindakan melanggar hukum lainnya, segera laporkan kepada kepolisian,” pintanya.

Pengawasan bersama dinilai penting agar bantuan diterima secara utuh oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, warga diajak berperan aktif mengawasi seluruh tahapan penyaluran. Pungkas AKP ujar AKP Muchammad Arwin Bachar.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan bahwa masyarakat dapat mengirimkan laporan melalui layanan “Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu” di WhatsApp 0819-9970-0110 atau menghubungi Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis. ( Fon't Kabiro)

Dugaan Jual Beli dan Buruknya Kualitas Proyek Pokir DPRD Indramayu Disoal



INDRAMAYU — Kualitas pekerjaan fisik yang bersumber dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Indramayu mendapat sorotan tajam. Buruknya pengerjaan proyek di lapangan diduga kuat memicu munculnya praktik transaksional antara oknum anggota legislatif dan pihak ketiga. Rabu (9/9/2026). 

Tokoh masyarakat Indramayu Barat, Taufik, mengungkapkan adanya dugaan praktik jual beli proyek aspirasi tersebut. Ia mengklaim menemukan fakta bahwa sejumlah paket pekerjaan Pokir diduga telah dikomersialkan, bahkan untuk alokasi anggaran tahun mendatang.

Taufik menegaskan, Pokir merupakan instrumen resmi untuk menyerap aspirasi masyarakat hasil reses, bukan jatah pribadi anggota dewan. Praktik komersialisasi proyek ini dinilai melanggar aturan perundang-undangan dan berpotensi masuk dalam ranah tindak pidana korupsi, suap, atau gratifikasi.

Ia juga mengingatkan ancaman sanksi pidana dan etik bagi pihak-pihak yang terlibat, mulai dari pemeriksaan penegak hukum hingga pemberhentian dari jabatan legislatif. Selain itu, kegiatan fisik yang terbukti lahir dari proses transaksional berisiko dibatalkan dan merugikan masyarakat.

Sorotan publik ini sejalan dengan temuan dugaan pengerjaan proyek jalan desa di Kecamatan Sliyeg yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis. Lapisan dasar material hingga ketebalan cor beton di lokasi tersebut diduga tidak memenuhi ketentuan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Seorang warga setempat mengungkapkan proses pengecoran jalan bahkan dilakukan pada malam hari dengan penerangan seadanya tanpa papan informasi proyek. Warga berharap pihak dinas terkait dan pengawas lapangan bertindak tegas dengan menunda pembayaran sebelum dilakukan kroscek ulang.
Dugaan praktik jual beli ini dikuatkan oleh pengakuan seorang warga Indramayu berinisial NR (53). Ia mengaku pernah diminta menyetorkan uang muka sebesar Rp34 juta atau sekitar 17 persen untuk mendapatkan pekerjaan Pokir senilai Rp200 juta.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Warung Nusantara 88 (WN 88) Indramayu, Ahmad Nur Irsyad, meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas rumor komersialisasi Pokir ini. Menurutnya, pemotongan anggaran di awal berpotensi besar menurunkan kualitas dan volume pekerjaan proyek fisik di lapangan.

Di sisi lain, tokoh pemuda Indramayu, Tomsus, turut menyoroti efektivitas dan penggunaan anggaran kegiatan reses DPRD Indramayu. Ia meminta kenaikan alokasi dana reses yang mencapai miliaran rupiah pada tahun 2026 diawasi secara ketat agar tidak memicu penyalahgunaan anggaran.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pejabat terkait di lingkungan Pemkab dan DPRD Indramayu. Namun, Plt Sekretaris DPRD Kabupaten Indramayu, Ja’far Abdullah, belum memberikan tanggapan resmi mengenai persoalan ini.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Indramayu, Arya Tenggara, saat dikonfirmasi via pesan singkat oleh Tim wartawan hanya memberikan jawaban ringkas terkait rincian data program tersebut. "Wa’alaikumsalam, data ada di Bappeda, Kang," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak DPRD maupun Pemerintah Kabupaten Indramayu belum memberikan penjelasan menyeluruh terkait temuan pengerjaan proyek di lapangan maupun dugaan praktik transaksional Pokir tersebut. (Tim**)

Antisipasi Abu Vulkanik, Sat Binmas Polres Indramayu Bagikan Maskerby POLRES INDRAMAYUSeptember 08, 2026

Indramayu,-Inara- my.id

Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Indramayu Polda Jabar membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai langkah antisipasi dampak abu vulkanik akibat erupsi Anak Gunung Krakatau, Selasa (8/9/2026).



Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di sepanjang Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pahlawan, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Indramayu IPTU Tasim, S.I.P., didampingi sejumlah personel, yakni Aiptu Asikin selaku Ps. Kanit Bin Tibmas Sat Binmas Polres Indramayu, Aipda Teguh Surya Putra, dan Brigpol Triono J.S., S.H., M.Si.

Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M., melalui Kasat Binmas IPTU Tasim, mengatakan pembagian masker merupakan langkah preemtif untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat paparan debu atau abu vulkanik.

“Atas instruksi Kapolres Indramayu, kami membagikan masker kepada masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan pelindung wajah saat beraktivitas di luar ruangan,” ujar IPTU Tasim.

Selain membagikan masker, petugas mengimbau masyarakat menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara terdampak debu vulkanik.

Warga juga diminta tidak panik serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah dan instansi terkait.

Petugas turut mengajak masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

IPTU Tasim menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan serta edukasi menghadapi potensi dampak abu vulkanik.

“Penggunaan masker diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dari gangguan pernapasan dan menjaga kesehatan selama beraktivitas,” katanya.
Terpisah Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi - Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.
                  ( Fon't Kabiro)