Rokan Hulu

Berita Terkini

Aksi Selesai Tanpa Bakar Ban, Pelayanan Humanis Jadi Sorotan dalam Unjuk Rasa di DPRD Kota Cirebon

Cirebon Kota - Pelaksanaan aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Gabungan mahasiswa di depan Kantor DPRD Kota Cirebon pada S...

Postingan Populer

Tampilkan postingan dengan label Rokan Hulu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rokan Hulu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Juni 2026

Polsek Kabun Dorong Swasembada Pangan Lewat Jagung Tumpang Sari Desa Kabun,Petani Sejahtera dan Pangan Terjamin



Rokan Hulu – Polsek Kabun melalui Bhabinkamtibmas Desa Kabun terus mempertegas peran strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Upaya ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memastikan ketersediaan pangan terjamin, petani semakin sejahtera, serta Indonesia semakin mandiri menuju swasembada pangan nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengecekan tanaman jagung kuartal I tahun 2026 dengan sistem tumpang sari di lahan perkebunan Sembiring, Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, pada Sabtu (13/6/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan lapangan ini dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kabun, Aipda Ariman Sukri, bersama Sdr. Yudi selaku pendamping lapangan, serta pengelola lahan Sdr. Pono. Lahan seluas kurang lebih 2 hektare tersebut dimanfaatkan untuk budidaya jagung pipil sebagai bagian dari penguatan produksi pangan berbasis masyarakat di wilayah pedesaan.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Kabun tidak hanya melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, tetapi juga memberikan pendampingan, motivasi, dan edukasi kepada para petani. Langkah ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) pertanian agar lebih produktif, mandiri, serta mampu meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.

Selain itu, kehadiran Polri juga difokuskan pada penguatan stabilitas keamanan lahan pertanian serta antisipasi berbagai potensi gangguan, seperti serangan hama, kendala teknis budidaya, hingga faktor lain yang dapat memengaruhi produktivitas pangan.

Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, S.H., menegaskan bahwa Polsek Kabun berkomitmen penuh mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui keterlibatan aktif di lapangan sebagai penggerak, pendamping, sekaligus pengawal sektor pertanian.

“Polri melalui Polsek Kabun hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak ketahanan pangan di tingkat desa. Kami memastikan ketersediaan pangan terjamin, petani semakin sejahtera, dan negara semakin mandiri menuju swasembada pangan nasional melalui pendampingan langsung di lapangan,” tegas Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek menekankan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat petani menjadi kunci utama dalam meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung kemandirian bangsa di sektor pangan.

Melalui kegiatan berkelanjutan ini, Polsek Kabun menegaskan perannya sebagai motor penggerak, pendamping, dan pengawal program pemerintah dalam mewujudkan ketersediaan pangan yang terjamin, petani yang lebih sejahtera, serta negara yang lebih mandiri menuju swasembada pangan nasional yang kuat dan berkelanjutan.

Jurnalis : Arman

Polsek Kabun Gencarkan Pendampingan dan Monitoring Pertanian di Desa Batulangkah Besar, Dorong Ketahanan Pangan Nasional


Rokan Hulu – Komitmen Polsek Kabun dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian sebagai bagian dari penguatan sektor hulu pertanian yang menjadi fondasi utama keberhasilan produksi pangan. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, Polsek Kabun terus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan produktif guna meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan, dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, Polsek Kabun melalui Bhabinkamtibmas Desa Batulangkah Besar, AIPTU Togi MH Butar Butar, S.H., M.H., melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung tumpang sari di lahan perkebunan kelapa sawit PT Simas Sawit Aliantan, Desa Batulangkah Besar, Kecamatan Kabun, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Kabun dalam mendukung program ketahanan pangan Pemerintah Republik Indonesia melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif. Pemanfaatan lahan perkebunan dengan pola tumpang sari dinilai mampu meningkatkan produktivitas lahan tanpa mengganggu komoditas utama, sekaligus memperluas areal tanam jagung sebagai salah satu komoditas strategis nasional.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kabun bersama pihak perusahaan dan pengelola lahan melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung yang ditanam pada lahan seluas kurang lebih dua hektare. Kegiatan ini turut dihadiri Anggota BPD Ardi Chaniago, Asisten Kebun Ridho Butar Butar, S.P., serta Penanggung Jawab Ketahanan Pangan Jagung, Zusmedi Turnip.

Selain melakukan monitoring, Polsek Kabun melalui Bhabinkamtibmas juga memberikan pendampingan kepada pengelola lahan terkait perawatan tanaman, pengendalian hama, serta pengelolaan lahan agar produktivitas tanaman tetap terjaga hingga masa panen. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keberhasilan program pertanian yang berkelanjutan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan.

Hasil monitoring menunjukkan perkembangan tanaman jagung berada dalam kondisi sangat baik. Rata-rata setiap batang menghasilkan dua hingga tiga tongkol dengan tinggi tanaman mencapai sekitar dua meter pada usia tanam 85 hari. Berdasarkan perkembangan tersebut, panen diperkirakan akan dilaksanakan pada pertengahan hingga akhir Juli 2026.

Keberhasilan pertumbuhan tanaman tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan produktif melalui sistem tumpang sari memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi pangan. Selain memberikan nilai tambah terhadap lahan yang tersedia, pola ini juga berpotensi meningkatkan produktivitas sektor pertanian, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, serta mendukung peningkatan hasil produksi jagung sebagai komoditas strategis nasional.

Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, S.H., mengatakan bahwa pendampingan dan monitoring yang dilakukan personel Polsek Kabun merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah.

"Polsek Kabun terus mendorong pemanfaatan lahan produktif melalui pendampingan dan monitoring sektor pertanian agar potensi yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal. Kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung program pembangunan nasional, termasuk memperkuat ketahanan pangan melalui sektor pertanian," ujar Kapolsek.

Menurutnya, kegiatan pendampingan dan monitoring tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan program pemanfaatan lahan produktif berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara Polsek Kabun, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, pemanfaatan lahan produktif diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional, menjaga stabilitas ketersediaan bahan pangan, serta mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.

Keberhasilan pemanfaatan lahan produktif melalui pola tumpang sari di Kecamatan Kabun diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia guna meningkatkan produksi pangan, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Kamis, 11 Juni 2026

Srikandi DPC AKPERSI Rohul Bakal Dilantik

Rokan Hulu - Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (DPC AKPERSI) Rokan Hulu menggelar rapat pembentukan Srikandi AKPERSI 11/06/2026. Pelantikan akan digelar dalam waktu dekat. 

Rapat itu dipimpin langsung Ketua DPC AKPERSI Rohul, Hana Asmita S.Kom, C.IJ.,C.WP.,C.AHNR, dan dihadiri seluruh pengurus dan anggota AKPERSI Rohul.

Adapun ketua Srikandi DPC AKPERSI Rokan Hulu yang ditunjuk Eriadeswati yang merupakan Ketua Divisi Komunikasi Dan Informatika dalam struktur kepengurusan DPC AKPERSI Rokan Hulu. Kemudian sekretaris Ermiza Indah Puspitanty, yang merupakan Sekretaris DPC Akpersi Rokan Hulu, dan Bendahara nyonya Frengky Nainggolan . 

Pembentukan Srikandi AKPERSI bertujuan menjadi wadah bagi anggota perempuan untuk berperan aktif mendukung program sosial kemasyarakatan organisasi AKPERSI Rokan Hulu sekaligus memperkuat soliditas dan kontribusi perempuan di dunia pers Kabupaten Rokan Hulu.

" Pembentukan Srikandi AKPERSI Rokan Hulu ini mempererat silaturahmi diantara keluarga besar AKPERSI Rokan Hulu . Disamping itu juga bertujuan memberi ruang lebih luas bagi istri istri wartawan yang bergabung di AKPERSI Rokan Hulu untuk berperan dalam kegiatan program sosial kemasyarakatan yang digerakkan DPC AKPERSI Rokan Hulu. " Ujar Hana Asmita yang akrab disapa Mita.

Mita menambahkan, Srikandi AKPERSI Rohul menjadi bagian penting pengembangan organisasi ke depan. 

" Saya berharap kepengurusan yang akan dibentuk, menjalankan tugas dengan amanah, sehingga program kerja AKPERSI Rohul dibidang sosial bisa terealisasi melalui peran istri istri anggota AKPERSI Rokan Hulu." Tutup Mita . 

Pengurus Srikandi AKPERSI Rohul yang dibentuk ini akan dilantik dalam waktu dekat, bersempena Hari Ulang Tahun Akpersi Ke 2 Tahun 2026.

Jurnalis : Arman

Meski Singkat, SIJI Rohul disambut Baik Kalapas Efendi Purba



ROHUL – Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kunjungan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Suara Independen Jurnalis Indonesia (SIJI) Kabupaten Rokan Hulu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian, Kamis (11/6/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba, A.Md.IP., S.H., MH diruang kerjanya,  Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi momentum mempererat hubungan serta membangun sinergi antara Lapas Pasir Pengaraian dengan insan pers yang tergabung dalam DPD SIJI Rohul.

Dalam momen tersebut, Kalapas Efendi Parlindungan Purba menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh pengurus DPD SIJI Rohul. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada Masyarakat secara objektif dan berimbang.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan rekan-rekan pengurus DPD SIJI Rohul yang telah hadir di Lapas Pasir Pengaraian. Kami berkomitmen untuk terus memberikan transparansi dan keterbukaan informasi kepada kepada Publik seputar lapas Kelas II Pasir Pangaraian ini," ujar Efendi.

Ia berharap hubungan tersebut terjalin terus ditingkatkan melalui komunikasi dan koordinasi yang positif. Dengan demikian, informasi mengenai program pembinaan, pelayanan, serta berbagai kegiatan di Lapas Pasir Pengaraian dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD SIJI Rohul Esra HMT Simbolon didampingi Sekretarisnya Yasonuri Laia(Cakrawalanews.com) beserta jajaran mengucapkan terimakasih atas Waktu Kalapas.

"Ditengah sibuknya Kalapas Pasir Pangaraian yaitu Pak Purba, masih membuka ruang bagi SIJI Rohul untuk diskusi dan Koordinasi seputar situasi dan Kondisi di Lapaa yang ia pimpin,"ujar Esra.

Tak hanya itu Wartawan Suararakyat62.com itu juga mengapresiasi Kalapas yang memiliki 1.260 Warga binaan tersebut juga memiliki Visi dan Misi untuk Warga Binaan agar Lokasi Lapas hari ini bisa di perlebar atau di Buat Lapas yang baru.

menyambut baik komitmen Lapas Pasir Pengaraian dalam mendukung keterbukaan informasi publik. Mereka berharap sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan media dapat terus terjalin guna memberikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Humas DPD SIJI Ririn Palentine yang juga Pimred Sorotnasional.com itu kepada awak media, Sinergitas antara Lapas Pasir Pangaraian dan DPD SIJI Rohul diharapkan terus terjalin dan saling berkontribusi dalam memberikan informasi kepada Publik.

Turut hadir, Maya(Potret Peristiwa.com dan Aladin Harianja(Rajainformasi.com menambah suasana semakin hanya dan elegan.

Meski singkat, namun pertemuan itu merupakan mementum untuk memperkenalkan DPD SIJI yang telah hadir dan ada di kabupaten Rokan Hulu.

(es)

Rabu, 10 Juni 2026

Penguatan Swasembada Pangan Nasional, Polsek Kabun Pantau Tanaman Jagung BUMDes Aliantan



ROKAN HULU – Upaya mewujudkan swasembada pangan nasional terus diperkuat hingga tingkat desa. Di Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, tanaman jagung yang dibudidayakan pada lahan BUMDes menunjukkan perkembangan yang positif sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis Pemerintah Republik Indonesia dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

Sebagai bentuk komitmen terhadap program tersebut, Polsek Kabun melaksanakan pengecekan tanaman jagung kuartal I Tahun 2026 di lahan pertanian tumpang sari milik BUMDes Desa Aliantan, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Aliantan, Aipda Eddy S. Tampubolon, bersama Kasi Pemerintahan Desa Aliantan Aprial dan petani setempat Rahmat Sinaga. Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga serta mendukung keberlanjutan lahan pertanian produktif sebagai salah satu penopang ketahanan pangan daerah.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung pipil yang ditanam di lahan seluas sekitar satu hektare dan dikelola oleh Herno tersebut tumbuh dengan baik. Pada usia tanam sekitar 45 hari, tinggi tanaman rata-rata telah mencapai 1,20 meter, menunjukkan perkembangan yang cukup optimal menuju masa produksi.

Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, S.H. menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional.

"Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk swasembada pangan. Kami ingin memastikan lahan-lahan pertanian produktif tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat," ujar Kapolsek

Menurutnya, keberadaan lahan pertanian yang terpelihara dengan baik memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus memperkuat kemandirian bangsa. Selain meningkatkan produksi jagung, pengembangan sektor pertanian juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat serta mengurangi ketergantungan terhadap komoditas pangan dari luar daerah maupun impor.

"Ketahanan pangan yang kuat harus dimulai dari daerah. Ketika lahan pertanian tetap produktif dan hasil panen terus meningkat, maka secara tidak langsung kita sedang memperkuat cadangan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani," tambahnya.

Polsek Kabun berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap kegiatan pertanian masyarakat sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat fondasi kemandirian pangan Indonesia dari tingkat desa.

Melalui sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, lahan-lahan produktif di daerah diharapkan terus berkembang menjadi sumber pangan yang berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Indonesia yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing di sektor pangan.

Jurnalis : Arman

Pengurus DPC PBB Rohul Serahkan Bantuan Kepada Istri Almarhum Swandi Silalahi



Rokan Hulu,Riau II. -- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu (DPC PBB) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau memberikan Bantuan Dana kepada Istri Almarhum Swandi Silalahi. 

Pengurus mendatangi rumah keluarga Almarhum Swandi Silalahi di Dusun Simpang D-III, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Rabu (10/06/2026) Siang. 

Seraya mengucapkan turut berduka atas kepergian Almarhum yang merupakan Anggota Satgas DPC aktif, Mereka juga menyerahkan Bantuan kemanusiaan berupa, uang tunai sebesar Rp.1.900.000, - (Satu Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah yang di himpun secara spontanitas dari anggota PBB. Dimana, sebelumnya, Almarhum telah lama menderita akibat penyakitnya yang tak kunjung sembuh hingga beliau menghadap sang illahi beberapa waktu lalu. 

"Kepergian almarhum, menyisakan kesedihan bagi Kami. Kami, mewakili keluarga besar PBB Se Rohul, datang, sebagai wujud solidaritas dan peduli, serta turut berduka atas kepergian beliau. Semoga Tuhan, menempatkan Beliau di tempat terbaik (Sorga). Dan, semoga juga istrinya boru Nababan dan anaknya Marcel Silalahi, tabah, dan kuat mengahdapinya.. Amin. Dan,terimakasih ,kepada rekan rekan juang PBB yang telah turut serta membantu(berkontribusi), ujar Rajin Manullang, Ketua DPC PBB Rohul Periode 2025-2030. yang didampingi oleh Sekretaris DPC, Bendahara DPC, serta Pengurus Inti DPC PBB Rohul lainnya, kepada awak Media ini di Kantor DPC PBB Rohul, Rabu (10/06/2026) malam. 

Lebih lanjut, Rajin mengatakan bahwa PBB akan selalu hadir dalam setiap kegiatan sosial kemanusiaan. Kemudian, Dirinya, berharap dukungan Moral dan moril dari semua pengurus dan anggota PBB Ss Rohul untuk secara bersama-sama dapat mengembangkan dan memajukan Organisasi tersebut. 

"Motto PBB adalah : 1 Rasa, 1 Jiwa, NKRI Harga Mati. Juga ada Semboyan PBB : Solidaritas, Toleransi, rukun dan Bergotong-royong. Oleh karenanya, Saya berharap supaya seluruh pengurus dan anggota PBB Se Rohul tetap semangat, tetap Kompak, Solid dan bersatu, serta, harus aktif mengikuti (hadir) dalam setiap kegiatan Organisasi. Mari, Kita semuanya, secara bersama untuk memajukan PBB tercinta. Hidup PBB.., Horas, mejuah juah, Njuah juah, " ucap Rajin menutup. 
(Redaksi DNN)*

Jurnalis : Arman

Bhabinkamtibmas Polsek Kunto Darussalam Cek Perkembangan Jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Pasir Luhur

ROKAN HULU -
Bhabinkamtibmas Polsek Kunto Darussalam Aktif Dampingi Program Ketahanan Pangan, Cek Perkembangan Jagung di Desa Pasir Luhur
Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Polsek Kunto Darussalam bersama unsur pemerintah desa melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan Program Nomor 2 Ketahanan Pangan yang berada di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan hari ini, Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 10.25 WIB. Hadir dalam kegiatan itu Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam IPDA Juliar, Bhabinkamtibmas Desa Pasir Luhur BRIPKA Ricardo Sibarani, Kepala Desa Pasir Luhur Soleman, pengurus BUMDes Sri Rejeki, serta perangkat desa setempat.
Pengecekan dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung pipil jenis hibrida yang telah ditanam sejak 11 Mei 2026. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, usia tanaman telah memasuki hari ke-30 dengan tinggi rata-rata berkisar antara 20 hingga 25 sentimeter. Secara umum, pertumbuhan tanaman menunjukkan perkembangan yang cukup baik.
Meski demikian, dari hasil evaluasi diketahui sekitar 80 persen tanaman jagung yang ditanam berhasil tumbuh dan berkembang. Kondisi tersebut masih memerlukan perhatian melalui perawatan rutin agar hasil panen nantinya dapat maksimal.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa dan para pekerjanya turut melakukan pencabutan gulma serta pembersihan area sekitar tanaman jagung. Selain itu, dilakukan juga pengecekan kondisi tanaman dan pengukuran tinggi tanaman sebagai bagian dari proses monitoring perkembangan pertanian.
Tidak hanya melakukan pendampingan teknis, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan kepada para pekerja dan masyarakat bahwa pemerintah saat ini tengah fokus mewujudkan swasembada pangan nasional. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan tersebut.
Kapolsek Kunto Darussalam menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri, menciptakan situasi yang aman dan kondusif, mempererat hubungan antara masyarakat dan kepolisian, serta membangun opini positif terhadap institusi Polri.
Selain itu, pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu membantu tanaman jagung tumbuh dengan baik sehingga menghasilkan panen yang maksimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Desa Pasir Luhur.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.

 Jurnalis : Arman

Senin, 08 Juni 2026

Polsek Tambusai Tangkap Pengedar Sabu dan Ganja, Amankan Barang Bukti 24,68 Gram


ROKAN HULU — Polsek Tambusai berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika dengan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu.

Tersangka yang diamankan berinisial A.Z (47 Tahun), warga Kelurahan Tambusai Tengah, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu. Penangkapan dilakukan pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Pelajar, Kelurahan Tambusai Tengah.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu paket besar plastik klip bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 24,68 gram serta satu paket sedang yang diduga berisi daun ganja kering seberat 2,65 gram.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, di antaranya timbangan digital, beberapa telepon genggam, alat bantu penggunaan sabu, kartu ATM, dompet, hingga uang tunai sebesar Rp150 ribu.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Dalu-Dalu, Kecamatan Tambusai.

Selanjutnya, pada Jumat malam, Polsek Tambusai memperoleh informasi tambahan berdasarkan keterangan dari pelaku yang diamankan sebelumnya oleh Polsek Tambusai Utara. Dari hasil pengembangan, diketahui bahwa narkotika jenis sabu diduga diperoleh dari seorang warga yang diketahui berinisial IM.

Mendapatkan informasi tersebut, Kapolsek Tambusai iptu Kristian Sirait bersama personel langsung menuju rumah terduga pelaku. Saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Setelah diamankan, tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke Polres Rokan Hulu guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil tes urine, tersangka diketahui positif mengandung THC.
Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar ketentuan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo Lampiran II UU Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana jo Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotikap.

Polsek Tambusai menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika serta mengajak masyarakat agar aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : Arman

Antisipasi Musim Kemarau, Polsek Kabun Bersama Forkopimcam Gelar Apel Siaga Karhutla 2026


ROKAN HULU – Pemerintah Kecamatan Kabun menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.40 WIB tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), TNI-Polri, instansi pemerintah, Manggala Agni, kepala desa, pihak perusahaan, relawan, hingga masyarakat peduli api (MPA).

Turut hadir Camat Kabun Anang Perdana Putra, Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, perwakilan Koramil 08/TDN, unsur Puskesmas, Kementerian Agama, serta berbagai elemen yang tergabung dalam satuan tugas penanggulangan Karhutla.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

"Kesiapsiagaan dan kebersamaan harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana Karhutla di wilayah Kecamatan Kabun," demikian disampaikan dalam amanat apel.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Satgas Brigade Brastha Bancan Kabun (B3KBN) telah dibentuk dan dibagi ke dalam dua rayon guna mempermudah koordinasi penanganan di lapangan.

Selain itu, seluruh stakeholder dan jajaran satgas diminta untuk meningkatkan patroli rutin, melakukan verifikasi terhadap titik panas (hotspot), menyosialisasikan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik.
Pimpinan apel juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya sempat ditemukan titik api di wilayah RT 04 Desa Batulangkah Besar. Tim gabungan dari Kecamatan Kabun, Polsek Kabun, Koramil, pemerintah desa dan MPA langsung melakukan upaya penanggulangan hingga proses pendinginan.

Selain personel, apel juga menampilkan kesiapan sarana pendukung penanggulangan Karhutla, mulai dari kendaraan operasional roda dua, roda empat, kendaraan tangki pemadam, hingga berbagai perlengkapan pemadaman seperti mesin pompa, selang, alat pemadam api ringan (APAR), tangki air, dan peralatan manual lainnya.

Kegiatan apel berakhir sekitar pukul 10.15 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, serta kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : Arman

Minggu, 07 Juni 2026

Dua Personel Di-PTDH, Kapolres Rokan Hulu: Jadikan Ini Pelajaran untuk Menjaga Integritas


ROKAN HULU — Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu menggelar upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personelnya di Lapangan Apel Polres Rokan Hulu, Senin (8/6/2026) pagi.

Upacara yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si., dan dihadiri Wakapolres, pejabat utama Polres, para Kapolsek jajaran, serta seluruh personel Polres dan Polsek jajaran Polres Rokan Hulu.

Dua personel yang menjalani PTDH yakni Bripka Tarapul Sihombing, S.Kom., dan Brigadir Barri Putera. Prosesi berlangsung sesuai tata upacara kedinasan, diawali dengan pembawa foto personel yang diberhentikan, pembacaan keputusan Kapolda Riau, pemberian tanda silang pada foto personel yang di-PTDH, penyampaian amanat inspektur upacara, hingga penutupan kegiatan.

Dalam amanatnya, Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra menyampaikan bahwa pelaksanaan PTDH bukanlah keputusan yang diambil secara sederhana, melainkan melalui proses panjang sesuai ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku di lingkungan Polri.

"Kami merasa berat dan sedih atas pelaksanaan PTDH ini, karena dampaknya tidak hanya dirasakan oleh personel yang bersangkutan, namun juga keluarga besarnya," ujar Kapolres.

Ia menjelaskan, keputusan PTDH telah melalui tahapan panjang, mulai dari proses pemeriksaan hingga sidang kode etik Polri, sehingga yang bersangkutan dinilai tidak lagi layak dipertahankan sebagai anggota Polri.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk nyata komitmen institusi Polri dalam menegakkan disiplin dan kode etik profesi bagi setiap anggota yang melakukan pelanggaran.

Kapolres juga berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh personel agar terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

"Saya berharap tidak ada lagi upacara seperti ini di kemudian hari. Jadikan hal ini sebagai introspeksi diri dan pelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab," tegasnya.

Selain itu, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, termasuk menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Pelaksanaan PTDH ini juga bertujuan menegakkan disiplin dan kode etik profesi Polri, memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran berat, menciptakan efek jera bagi personel lainnya, serta meningkatkan profesionalisme dan integritas anggota dalam pelaksanaan tugas.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, serta kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : Arman

Wakil Bupati Syafaruddin Poti Buka Musancab PDIP Rokan Hulu, Tekankan Soliditas dan Penguatan Struktur Partai

Rokan Hulu – Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau, secara resmi membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Rokan Hulu yang digelar di Hotel Sapadia, Minggu (07/06/2026).

Kegiatan Musancab tersebut dihadiri Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau sekaligus Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, Ketua DPRD Rokan Hulu sekaligus Bendahara DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu, Sumiartini, Ketua DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu, Hardi Chandra, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Rohul, Harde Yanto, anggota DPRD Rohul Fraksi PDI Perjuangan, yakni Daulat Sinaga, Soesuardi, Roni Marusaha Damanik, Fachrizon, dan Wirandi.

Selain itu, Musancab juga diikuti sebanyak 579 peserta serta 16 calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam sambutannya, Wabup Syafaruddin Poti menegaskan bahwa Musancab merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyatukan langkah seluruh kader dalam menghadapi tantangan politik ke depan. 
“Musancab ini bukan sekadar agenda organisasi untuk memilih kepengurusan PAC, tetapi menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan soliditas seluruh kader PDI Perjuangan di Kabupaten Rokan Hulu. Kader harus hadir dan bekerja di tengah masyarakat setiap saat, bukan hanya ketika momentum politik berlangsung,” ujar Syafaruddin Poti.

Tokoh Senior PDIP Rohul ini juga mengapresiasi seluruh pengurus, kader, dan panitia yang telah bekerja keras sehingga pelaksanaan Musancab dapat terlaksana dengan baik. Syafaruddin berharap kepengurusan PAC yang nantinya terbentuk mampu menjadi ujung tombak partai dalam menyerap aspirasi masyarakat serta menjalankan program-program kerakyatan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Rokan Hulu, Hardi Chandra, dalam sambutannya mengapresiasi tingginya tingkat kehadiran pengurus partai dalam Musancab tersebut. Ia menyebutkan bahwa sekitar 90 persen pengurus PAC hadir, sementara seluruh Ketua PAC atau 100 persen hadir mengikuti kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Riau, Kaderismanto, menyampaikan apresiasi atas perkembangan PDI Perjuangan di Kabupaten Rokan Hulu yang menunjukkan tren positif dalam perolehan kursi legislatif.

“Pada periode 2019–2024, PDI Perjuangan Rokan Hulu memperoleh lima kursi di DPRD. Saat ini meningkat menjadi delapan kursi. Ini merupakan capaian yang sangat baik dan menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat kepada PDI Perjuangan terus meningkat,” ungkapnya.

Kaderismanto menjelaskan bahwa Musancab tahun 2026 bertujuan memilih 16 Ketua PAC PDI Perjuangan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu. Setelah kepengurusan PAC terbentuk, DPD akan melakukan evaluasi dan penilaian terhadap kinerja masing-masing PAC dan ranting.

Musancab tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Jika biasanya dilaksanakan di masing-masing kecamatan, kali ini seluruh peserta dari 16 kecamatan dikumpulkan dalam satu forum di tingkat kabupaten. Langkah tersebut dilakukan untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta menjaga kekompakan seluruh kader PDIP di Rokan Hulu.

Musancab PDI Perjuangan Rokan Hulu diharapkan menghasilkan kepengurusan PAC yang solid, loyal, dan mampu menjalankan amanah partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta memperkuat basis partai menuju agenda politik mendatang. (FR/MCDiskominfo).

Jurnalis : Arman

Wakil Bupati Rohul Hadiri Silaturahmi Suku Maih Muniliang dan Urang Sumondo Puak Pulau Alai, Perkuat Pelestarian Adat Melayu



Rokan Hulu– Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M menghadiri kegiatan silaturahmi Suku Maih Muniliang dan Urang Sumondo Puak Pulau Alai yang digelar di rumah kediaman Ibu Fatimah, Desa Sejati, Kecamatan Rambah Hilir, Minggu (07/06/2026).

Kehadiran Wakil Bupati Rohul dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terhadap upaya pelestarian adat dan budaya Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur.

Dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan nuansa kekeluargaan itu, Syafaruddin Poti didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu H. Helfiskar, S.H., M.H., Camat Rambah Hilir Mahadi, SE., MM, Kepala Desa Sejati, para pucuk suku, ninik mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat serta keluarga besar Suku Maih Muniliang dan Urang Sumondo Puak Pulau Alai.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa adat Melayu merupakan jati diri masyarakat Rokan Hulu yang harus terus dijaga dan dilestarikan di tengah perkembangan zaman serta menjadi sarana pewarisan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
“Adat Melayu adalah warisan yang sangat berharga. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, musyawarah, penghormatan kepada orang tua, serta semangat gotong royong yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat kita. Karena itu, tradisi silaturahmi seperti ini harus terus dipelihara,” ujar Syafaruddin Poti.

Wabup juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan adat dan budaya sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah yang dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk.

Sementara itu, para tokoh adat yang hadir menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Rokan Hulu yang dinilai menunjukkan perhatian pemerintah terhadap eksistensi lembaga adat dan pelestarian budaya Melayu di Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, 
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai luhur adat Melayu Rokan Hulu dapat terus terjaga dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Rokan Hulu. (FR/MCDiskominfo).

Jurnalis : Arman

Penahbisan Sintua Baru HKBP Sei Intan Kunto Darussalam Rohul, Jemaat Gereja Kompak Hadir

ROKAN HULU – Jemaat HKBP Sei Intan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, menggelar ibadah penabalan dan pelantikan Sintua periode baru. Suasana khidmat dan penuh sukacita mewarnai jalannya ibadah yang dihadiri seluruh jemaat, Minggu 7 Juni 2026.

Ibadah dipimpin Pendeta Resort HKBP Kunto Darussalam Bactiar Gultom S.Th. Dalam khotbahnya, beliau mengingatkan tugas sintua sebagai penatua jemaat: melayani dengan hati, jadi teladan, dan menjaga persatuan umat. Prosesi penabalan dilakukan dengan pengurapan minyak dan penyerahan Alkitab sebagai simbol amanah pelayanan.

Para sintua yang ditabalkan St.R.Sihombing, St.J.Sitohang,St.S.Simanjuntak, menyatakan janji setia di hadapan Tuhan dan jemaat. Mereka siap mendukung pelayanan gereja, menggembalakan jemaat, serta menjadi penghubung antara pendeta dan jemaat HKBP Sei Intan.

Ketua Majelis HKBP Sei Intan menyampaikan apresiasi ke pengurus lama dan semangat untuk pengurus baru. "Tugas sintua bukan jabatan, tapi panggilan melayani. Mari kita dukung bersama supaya pelayanan di HKBP Sei Intan makin bertumbuh," ujarnya.
Warga jemaat turut memberikan selamat dan doa. Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai tanda kebersamaan jemaat Kunto Darussalam.

Penabalan sintua ini diharapkan jadi momentum baru bagi HKBP Sei Intan untuk semakin aktif dalam pelayanan, diakonia, dan menjaga kekompakan umat di tengah masyarakat Rokan Hulu.

Jurnalis : Arman

Sabtu, 06 Juni 2026

Polsek Kabun Dorong Pemanfaatan Pangan untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional



Rokan Hulu – Ketahanan pangan nasional tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan hasil pertanian, tetapi juga oleh pemanfaatan pangan yang baik sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Kabun, Aipda Ariman Sukri, melaksanakan pemantauan tanaman jagung pipil kuartal I Tahun 2026 di areal Perkebunan Sembiring, Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan seluas kurang lebih dua hektare milik Sdr. Pono yang ditanami jagung dengan sistem tumpang sari. Pemantauan ini bertujuan memastikan tanaman tumbuh dengan baik sehingga hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan nasional.

Dalam perspektif ketahanan pangan, pemanfaatan pangan menjadi aspek penting yang mencakup penggunaan hasil pertanian secara efektif untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, meningkatkan nilai ekonomi, serta mendukung kesejahteraan keluarga petani. Oleh karena itu, Polri terus mendorong masyarakat untuk mengelola hasil pertanian secara maksimal agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, S.H., S.E., mengatakan bahwa pemanfaatan pangan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, hasil pertanian yang dikelola dan dimanfaatkan secara optimal akan memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

"Polri mendukung setiap upaya masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan hasil pertanian secara maksimal. Melalui pendampingan dan pemantauan yang dilakukan Bhabinkamtibmas, kami berharap hasil panen dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," ujarnya.

Kegiatan pemantauan yang dilakukan jajaran Polsek Kabun juga bertujuan memastikan tanaman yang dibudidayakan masyarakat dapat berkembang dengan baik hingga masa panen. Dengan hasil yang optimal, komoditas pertanian seperti jagung dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi, pakan ternak, maupun mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di pedesaan.

Jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki banyak manfaat dalam mendukung ketahanan pangan. Selain menjadi sumber pangan dan bahan baku pakan ternak, jagung juga memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan petani dan mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Pemanfaatan pangan yang tepat dan berkelanjutan akan memperkuat ketahanan pangan nasional karena mampu memastikan hasil pertanian yang dihasilkan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi kebutuhan hidup sehari-hari. Dengan demikian, upaya menjaga ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada bagaimana hasil produksi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Polsek Kabun kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri, petani, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu mendorong pemanfaatan pangan yang lebih baik, sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat.

Jurnalis : Arman

Perkuat Komitmen Lingkungan, Zulfahrianto S.E. Serukan Seluruh Kades dan Masyarakat Bergerak Bersama

 Bonai Darussalam - Kepala desa Zulpahrianto, S.E. menyerukan ajakan penting kepada seluruh kepala desa se-kecamatan serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan ( Rapat Koordinasi desa / Ber gotong royong dan sosialisasi lingkungan ) yang berlangsung khidmat di tanggal yang ditentukan olehnya.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia yg jatuh pada tanggal 5 Juni 2026.Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menerbitkan surat Edaran no : 09 Thn 2026 Tentang memperingati Hari Lingkungan Hidup.

Dalam sambutannya, Zulpahrianto, S.E. menegaskan bahwa kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah desa. “Alam yang lestari adalah warisan terbaik yang bisa kita berikan untuk anak cucu kita. Jika hari ini kita abaikan, maka dampaknya akan dirasakan generasi mendatang. Maka dari itu ,Mari kita mulai dari hal sederhana: tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga sungai tetap bersih, dan menanam pohon,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengajak seluruh kepala desa untuk menjadikan desa masing-masing sebagai contoh desa sadar lingkungan. Langkah konkret yang bisa dilakukan antara lain mengaktifkan kembali kegiatan gotong royong kebersihan, membuat bank sampah desa, serta menghijaukan pekarangan dan fasilitas umum dengan tanaman produktif.

Zulpahrianto, S.E. juga menekankan keterkaitan antara lingkungan sehat dengan kesejahteraan masyarakat. Lingkungan yang bersih dan hijau akan mencegah banjir, longsor, serta berbagai penyakit yang muncul akibat pencemaran.

“Desa yang asri akan menarik, nyaman untuk ditinggali, dan mendukung tumbuhnya ekonomi warga. Ini semua berawal dari kepedulian kita semua terhadap lingkungan,tegas "Pak Zulpahrianto,S.E.

Di akhir kegiatan, Kades Zulpahrianto,S.E. mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari perangkat desa, tokoh adat, pemuda, hingga ibu-ibu PKK untuk menjadi pelopor perubahan. “Jangan tunggu orang lain mulai duluan. Mari kita jaga kelestarian lingkungan mulai dari rumah kita sendiri. Dengan begitu, desa kita akan menjadi desa yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkas Pak Zulpahrianto, S.E.

Ajakan ini disambut antusias oleh para kepala desa dan warga yang hadir. Mereka berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan tersebut melalui program kerja desa yang berwawasan lingkungan.

Jurnalis : Arman

Jumat, 05 Juni 2026

Polsek Kunto Darussalam Cek Perkembangan Jagung Program Ketahanan Pangan di Desa Pasir Luhur



ROKAN HULU DetakkRohul.com– Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Pemerintah Republik Indonesia, Bhabinkamtibmas Polsek Kunto Darussalam melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di lahan Program Nomor 2 Ketahanan Pangan yang berada di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.25 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam, Ipda Juliar, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pasir Luhur Bripka Ricardo Sibarani. Turut hadir Kepala Desa Pasir Luhur Soleman, pengurus BUMDes Sri Rejeki, serta perangkat desa setempat.

Adapun tanaman yang dibudidayakan di lahan tersebut adalah jagung pipil jenis hibrida yang ditanam pada 11 Mei 2026. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung saat ini telah berumur 18 hari dengan tinggi rata-rata mencapai 20 hingga 25 sentimeter.

Dari hasil monitoring, pertumbuhan tanaman jagung dinilai cukup baik. Sekitar 80 persen benih yang ditanam telah tumbuh dan berkembang dengan baik. Meski demikian, perawatan terus dilakukan guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kunto Darussalam bersama perangkat desa dan pengelola lahan turut melakukan pencabutan gulma yang berpotensi menghambat pertumbuhan tanaman. Selain itu, dilakukan pengecekan kondisi tanaman serta pengukuran tinggi tanaman sebagai bagian dari pemantauan perkembangan lahan ketahanan pangan.

Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan sosialisasi kepada para pekerja serta pengelola lahan terkait pentingnya mendukung program swasembada pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.

Kapolsek Kunto Darussalam menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polri, menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung program pembangunan nasional.
Selain itu, pengawasan dan pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu membantu tanaman jagung tumbuh dengan baik sehingga menghasilkan panen yang maksimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Red)

Jurnalis : Arman

Kamis, 04 Juni 2026

Polsek Kabun Dorong Produktivitas Jagung Tumpang Sari di Lahan BUMDes Aliantan Menuju Swasembada Pangan 2026



Rokan Hulu — Dalam rangka mendukung program strategis nasional serta mendorong percepatan pencapaian swasembada pangan tahun 2026 yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Polsek Kabun melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung kuartal I tahun 2026 di lahan BUMDes Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, pada Kamis (04/06/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya konkret Polri dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif desa melalui pendekatan kolaboratif bersama pemerintah desa dan kelompok tani, sekaligus memastikan keberlanjutan program pertanian berbasis masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Aliantan, Aipda Eddy S. Tampubolon, bersama petani Rahmat Sinaga dan Chandra serta pengelola lahan Sdr. Herno. Kegiatan berlangsung di lahan BUMDes seluas kurang lebih 1 hektare yang ditanami jagung pipil dengan pola tumpang sari.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang optimal. Dengan usia tanam sekitar 45 hari, tanaman telah mencapai tinggi kurang lebih ±1 meter dan berada pada fase pertumbuhan vegetatif yang stabil.

Kondisi ini mencerminkan keberhasilan pengelolaan lahan dan perawatan tanaman yang dilakukan secara terukur oleh para petani bersama pendamping lapangan.


Kapolsek Kabun, AKP Efendi Lupino, S.H., M.E., menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas monitoring pertumbuhan tanaman, tetapi juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui sektor pertanian.

“Polri hadir tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif mendorong masyarakat agar mampu mengoptimalkan potensi lahan yang ada. Program ini kami dorong agar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.


Petani setempat mengapresiasi keterlibatan Bhabinkamtibmas yang secara rutin melakukan pendampingan dan pemantauan langsung di lahan pertanian. Kehadiran tersebut dinilai memberikan motivasi serta memastikan proses budidaya berjalan lebih terarah.

Melalui program ini, Polsek Kabun menargetkan terwujudnya peningkatan produksi jagung lokal, penguatan rantai pasok pertanian desa, serta stabilitas harga komoditas pangan di tingkat masyarakat.

Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan terus diperkuat sebagai fondasi dalam mendukung kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.

Jurnalis : Arman

Rabu, 03 Juni 2026

Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya


Rokan Hulu – Kepolisian Sektor (Polsek) Tandun melaksanakan kegiatan imbangan Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) di RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari implementasi Program JALUR, program unggulan Polda Riau yang bertujuan menghadirkan pelayanan terpadu kepada masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan daerah dengan keterbatasan akses.

Program ini mengedepankan pendekatan Presisi serta kolaborasi lintas sektor sebagai bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan dipimpin jajaran Polsek Tandun yang melibatkan Kanit Lantas IPTU Jonnes, S.H., Kanit Binmas AIPTU Romi Anwar, Bhabinkamtibmas Desa Puo Raya AIPDA Agus KS, Bhabinkamtibmas Desa Kumain AIPDA M.M. Harahap, Banit Lantas Brigpol M. Rizqi Hidayat, serta Unit IK Polsek Tandun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Desa Puo Raya, Prabudi, Ak.

Dalam pelaksanaannya, Polsek Tandun menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat berupa paket kebutuhan pokok yang berisi beras lima kilogram, satu papan telur ayam, gula pasir satu kilogram, minyak goreng satu liter, teh satu kotak, dan sarden.

Selain penyaluran bantuan sosial, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Rokan Hulu melalui Sat Binmas, Sie Dokkes, serta Polsek Tandun dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses.

Wilayah RT 017 RW 006 Dusun III Desa Puo Raya diketahui merupakan kawasan yang berada di pinggiran Sungai Tapung. Sebagian masyarakat di daerah tersebut masih mengandalkan sampan atau perahu sebagai sarana transportasi serta pengangkutan hasil perkebunan.

Di sisi lain, masyarakat setempat juga menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya keterbatasan jaringan komunikasi akibat sinyal telepon seluler yang kurang memadai, potensi kerawanan banjir saat musim penghujan, keterbatasan akses pasar, serta tingkat pendidikan masyarakat yang relatif masih rendah.

Melalui kegiatan imbangan Program JALUR ini, diharapkan kehadiran Polri dapat semakin dirasakan secara langsung oleh masyarakat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan berjalan dalam situasi aman, tertib, serta kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : Arman

Kapolsek Rokan IV Koto Bersama Forkopimcam Tegaskan Komitmen Pencegahan Karhutla melalui Apel Siaga


ROKAN IV KOTO — Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) mengikuti Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan dan Pencegahan Karhutla tingkat Kecamatan Rokan IV Koto yang digelar di Lapangan Kantor Camat Rokan IV Koto, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.40 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Camat Rokan IV Koto Alfarid Toha, S.P., M.IP dan diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, kepala desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perwakilan perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Rokan IV Koto.

Kehadiran Polsek Rokan IV Koto dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung langkah pencegahan dan penanggulangan Karhutla melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta edukasi kepada masyarakat.

Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan, perusahaan, dan masyarakat.
"Upaya pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan sinergi seluruh pihak agar potensi kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini," ujarnya.

Dalam amanat pimpinan apel, seluruh unsur Forkopimcam, perusahaan, dan elemen masyarakat juga diajak untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Rokan IV Koto.

Selain pelaksanaan apel, kegiatan juga dilanjutkan dengan pengecekan peralatan pemadaman Karhutla dan simulasi penanganan kebakaran guna memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung dalam menghadapi potensi keadaan darurat.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak dapat terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga wilayah Kecamatan Rokan IV Koto agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.20 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. *(Humas Polres Rohul)*

Jurnalis : Arman

Temukan Harga Sawit di Bawah Standar Saat Sidak, Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul



Rohul – Wakil Bupati Rokan Hulu (Wabup Rohul), H. Syafaruddin Poti, SH, MM, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (2/6/2026).

Langkah tegas ini diambil guna merespons keluhan para petani terkait harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang dinilai masih berada di bawah harga penetapan Pemerintah Provinsi Riau.

Dalam sidak tersebut, Wabup didampingi oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul CH Agung Nugroho, STp, MM, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muzayyinul Arifin, serta Kepala Bidang Metrologi Disperindag Rohul, Nasukha, SP. Rombongan Pemkab Rohul ini menyambangi tiga PKS, yakni PT Sumatera Karya Agro (SKA), PT Sawit Asahan Indah (SAI) di Kecamatan Rambah Samo, dan PT Rohul Sawit Industri (RSI) di Kecamatan Ujung Batu.
Kehadiran tim disambut langsung oleh jajaran manajemen masing-masing perusahaan, mulai dari bagian hubungan masyarakat (Humas), manajer pabrik, hingga bagian pembelian TBS.

Dari hasil monitoring langsung di lapangan, Wabup Syafaruddin Poti membenarkan adanya ketimpangan harga beli di tingkat PKS, khususnya untuk petani swadaya (mandiri). Sementara harga TBS untuk petani plasma terpantau relatif stabil sesuai ketetapan, harga untuk petani swadaya meski berangsur naik, namun realisasinya masih di bawah standar regulasi.

Di PT SKA misalnya, harga TBS tercatat berada di kisaran Rp3.100 per kilogram. Sedangkan di PT SAI, harga yang diterima petani bahkan lebih rendah, yakni Rp2.840 per kilogram.

"Kami turun langsung untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Dari hasil monitoring, memang masih ada harga pembelian TBS yang berada di bawah ketetapan pemerintah. Ini menjadi perhatian serius karena menyangkut hajat hidup dan kesejahteraan petani sawit kita," tegas Wabup Syafaruddin Poti usai kegiatan sidak.
Sebagai langkah konkret dan solusi jangka panjang, Wabup Syafaruddin Poti menginstruksikan kepada seluruh PKS—khususnya PKS non-kebun—untuk segera menjalin kemitraan resmi dengan para pekebun swadaya. Kemitraan ini harus diwadahi melalui lembaga legal seperti Kelompok Tani (Koptan), Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), maupun Koperasi Unit Desa (KUD) sebagai basis suplai bahan baku pabrik.

Ia menegaskan, pola kemitraan tersebut wajib dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang memiliki pasal-pasal mengikat. Salah satu poin utamanya adalah kewajiban perusahaan untuk membeli TBS sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah melalui Disbun Provinsi Riau, sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Riau No. 77 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun di Provinsi Riau.

"Kalau perusahaan bermitra dengan petani melalui Koptan, Gapoktan, atau KUD, harus ada MoU yang jelas dan mengikat. Salah satunya harga pembelian TBS harus mengacu pada ketetapan pemerintah," ujarnya.

Orang No 2 di Rohul ini juga menambahkan bahwa kemitraan ini tidak boleh sebatas transaksi jual-beli semata. PKS memiliki tanggung jawab moral dan korporasi untuk terlibat aktif dalam pembinaan petani.

"Kemitraan bukan hanya soal membeli buah petani. Perusahaan juga harus ikut membina petani, mulai dari teknik budidaya, perawatan kebun, hingga upaya peningkatan produktivitas. Kalau kualitas buah bagus, tentu perusahaan bisa membeli dengan harga yang lebih baik dan menguntungkan kedua belah pihak," tambah Syafaruddin.

Wabup juga memberikan peringatan keras kepada para pengepul (tauke) dan pemilik peron (timbangan sawit) agar tidak memanfaatkan situasi global maupun domestik untuk menekan harga TBS milik petani swadaya.

"Kita imbau tauke dan pemilik veron, jangan mengambil momentum untuk menekan harga sawit petani swadaya. Kita ingin seluruh pihak menjaga stabilitas harga dan melindungi pendapatan petani sawit di Rohul," pintanya dengan tegas.

Guna menindaklanjuti hasil temuan sidak ini, Pemkab Rohul dalam waktu dekat dijadwalkan akan memanggil seluruh manajemen PKS se-Rokan Hulu. Pertemuan tersebut akan memfokuskan pembahasan pada evaluasi harga TBS sekaligus mendorong percepatan realisasi kemitraan dengan kelembagaan tani lokal demi mengamankan rantai pasok bahan baku pabrik secara transparan.

Di tempat yang sama, pihak Disnakbun Rohul menyatakan akan terus melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan harga TBS setiap hari (per day) di seluruh PKS yang beroperasi di Rokan Hulu. Data harian yang direkapitulasi tersebut nantinya akan dikirim secara berkala ke Dinas Perkebunan Provinsi Riau hingga ke Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI sebagai bahan evaluasi dan intervensi kebijakan di tingkat pusat. (Kominfo/JK)

Jurnalis : Arman