DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Dorong Perempuan Jadi Pilar Pembangunan

Berita Terkini

TP PKK dan DWP Kabupaten Cirebon Perkuat Sinergi Pembangunan

KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan ...

Postingan Populer

Rabu, 08 April 2026

DPPKBP3A Kabupaten Cirebon Dorong Perempuan Jadi Pilar Pembangunan



KABUPATEN CIREBON — Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendorong peningkatan kapasitas perempuan dalam pembangunan nasional melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) menggelar Seminar Public Speaking bagi organisasi perempuan, di Ruang Paseban Setda Kabupaten Cirebon, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh organisasi wanita dari Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Cirebon dan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) dengan mengusung tema “Kiprah Perempuan Politik dalam Pembangunan Bangsa dan Negara Menuju Indonesia Emas”.

Seminar ini bertujuan meningkatkan kemampuan perempuan dalam berbicara di depan umum secara percaya diri dan efektif.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pemahaman mendalam mengenai konsep 3V dalam public speaking, yakni visual (bahasa tubuh), vokal (intonasi suara), dan verbal (pilihan kata).

Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat komunikasi interpersonal dan profesional para peserta.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemampuan komunikasi menjadi kunci penting dalam dunia politik maupun profesional.

Ia menyebut, gagasan yang baik tidak akan berdampak tanpa kemampuan menyampaikannya secara efektif.

“Perempuan bukanlah pelengkap, melainkan pilar utama pembangunan menuju Indonesia Emas. Kita membutuhkan pemimpin perempuan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga cakap dalam komunikasi,” ujar perempuan yang akrab disapa Fitri.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran paradigma pembangunan gender di Kabupaten Cirebon.

Perempuan tidak lagi diposisikan sebagai objek pemberdayaan, melainkan sebagai subjek strategis melalui pendekatan Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam setiap program pembangunan.

Selain itu, Fitri menyoroti peran penting perempuan dalam lingkup keluarga sebagai pendidik pertama bagi generasi masa depan.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan dari peran perempuan dalam membangun fondasi pendidikan di rumah.

“Perempuan adalah pendidik pertama dan utama yang menentukan arah generasi masa depan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Cirebon, lanjut Fitri, berkomitmen untuk terus membuka akses yang setara bagi perempuan dalam pendidikan, dunia kerja, serta ruang pengambilan keputusan.

Upaya tersebut dipandang sebagai langkah strategis dalam mendukung kemajuan bangsa.

“Pemberdayaan perempuan bukan hanya isu kesetaraan, tetapi merupakan investasi penting bagi kemajuan bangsa,” pungkasnya.

Melalui seminar ini, para peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri serta memperluas wawasan, sehingga dapat berperan aktif dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas. (Cephy)

0 comments:

Posting Komentar