Kabun – Komitmen mendukung swasembada pangan nasional yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan terus diwujudkan oleh Polri melalui berbagai kegiatan pendampingan di sektor pertanian. Salah satunya dilakukan Polsek Kabun dengan melaksanakan pemantauan tanaman jagung tumpang sari di wilayah Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.
Pada Rabu (17/6/2026), Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, S.H., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kabun Aipda Ariman Sukri melakukan pengecekan tanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 di lahan seluas sekitar dua hektare milik Jonedi Damanik yang berada di Areal Perkebunan Sembiring, Desa Kabun.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan nasional melalui peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan. Swasembada pangan tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dari hasil produksi dalam negeri, tetapi juga memastikan sumber daya alam tetap terjaga untuk generasi mendatang.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung yang berumur sekitar 14 hari tumbuh dengan baik dengan tinggi rata-rata sekitar 5 sentimeter. Perkembangan tersebut menjadi indikator positif bagi upaya peningkatan produksi pangan yang dilakukan masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara produktif dan ramah lingkungan.
Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino SH. mengatakan bahwa swasembada pangan dan kelestarian lingkungan merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Menurutnya, keberhasilan meningkatkan produksi pangan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kesuburan tanah, kualitas lingkungan, dan keberlanjutan lahan pertanian.
"Polri mendukung penuh program swasembada pangan nasional. Namun lebih dari itu, kami juga mendorong pola pertanian yang berkelanjutan agar peningkatan produksi hari ini tidak mengorbankan kemampuan lahan untuk menghasilkan pangan di masa depan. Ketahanan pangan yang kuat hanya dapat terwujud apabila lingkungan tetap terjaga," ujar Kapolsek.
Penerapan sistem tumpang sari pada lahan jagung menjadi salah satu bentuk pertanian berkelanjutan yang mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, menjaga keseimbangan ekosistem, mengurangi risiko degradasi tanah, serta mendukung produktivitas pertanian dalam jangka panjang. Pola ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pertanian yang tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada keberlangsungan lingkungan.
Selain mendukung ketersediaan pangan nasional, peningkatan produksi jagung juga berkontribusi terhadap hilirisasi sektor pertanian melalui pemenuhan kebutuhan industri pakan ternak dan pengolahan pangan. Dengan demikian, nilai tambah ekonomi dapat dirasakan langsung oleh petani sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Melalui pendampingan dan pengawalan yang berkelanjutan, Polsek Kabun berharap program pengembangan jagung di wilayahnya mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi pangan nasional, mengurangi ketergantungan impor, memperkuat kesejahteraan petani, serta mewujudkan swasembada pangan yang tangguh, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.
Kehadiran Polri dalam mendukung sektor pertanian menunjukkan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan bukan hanya tentang meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga keberlangsungan lingkungan sebagai fondasi utama ketahanan pangan nasional di masa depan.
Jurnalis : Arman






0 comments:
Posting Komentar